Gerakan Pangan Murah Digelar Nasional, Ini Kata Pj Wali Kota Bandung

JABAR EKSPRES  – Gerakan Pangan Murah (GPM) diselenggarakan secara nasional, pada Senin (16/10). Tak terkecuali Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang turut menggelar kegiatan tersebut di Lapangan Sesko AD, Kota Bandung.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono merespons positif atas agenda yang dilakukan secara serentak di 411, tersebar di seluruh Kota/Kabupaten di Indonesia itu.

Dirinya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mampu memberi kesempatan bagi warga Kota Bandung, guna mendapatkan komoditi pangan dengan harga murah.

BACA JUGA: Imbas Musim Kemarau Ekstrem, Pemkot Soroti Maraknya Kebakaran di Bandung Raya

“Salah satu tugas pemerintah adalah memastikan inflasi terjaga,” jelas Bambang di lokasi gerakan pangan murah berlangsung, Senin (16/10).

“Yaitu dengan memastikan pasokan pangan tersedia, dan harga pangan terjangkau,” tambahnya.

Lantas dirinya mengharapkan, masyarakat Kota Bandung bisa memanfaatkan kegiatan tersebut sebaik-baiknya. Terlebih, GPM dijadwalkan terselenggara sebanyak empat kali.

Sementara itu, dirinya menyebutkan bahwa pemantauan kenaikan harga di pasaran terus dilakukan. Termasuk koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Insyaallah kita terus berupaya. Tujuan kita pasokan pangan aman, harga stabil. Kita komunikasi dan koordinasi terus,” ujarnya.

Pertama diselenggarakan 8 Oktober silam, kedua pada hari ini, dan akan ada dua kali lagi GPM yang akan digelar.

Adapun komoditas pangan yang dijual pada GPM di Kota Bandung, antara lain:

Beras Medium: Rp54.000/5kg
Beras Premium: Rp56.000/5kg
Telur Ayam Ras: Rp24.000/kg
MinyaKita: Rp14.000/liter
Daging Ayam: Rp31.500/ekor
Tepung Terigu: Rp10.000/kg
Gula Pasir: Rp14.000/kg
Buah Segar: mulai dari Rp10.000
Sayuran: serba Rp5.000
Olahan Daging: paket seharga Rp50.000.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan