JABAREKSPRES – Tokoh agama di Kota Banjar Ustaz Aan Alamsyah angkat bicara terkait kasus yang membeli dua oknum ASN RS Asih Husada Langensari yang digerebek warga di dalam rumah di RT10 RW6 Dusun Sukamaju Desa Mulyasari Kota Banjar Jawa Barat 23 September 2023 lalu.
“Terkait dengan ASN yang digerebek warga, itu sebetulnya bisa jadi seperti gunung es. Karena banyak oknum-oknum yang memang menyimpang dari ketentuan agama. Saya sebagai tokoh masyarakat dan tokoh agama, saya berharap bahwa Pemerintah melakukan tindakan tegas terhadap oknum-oknum ASN yang memang berperilaku bejat,” kata Aan Alamsyah, Minggu 15 Oktober 2023.
Ia menegaskan, dalam pembinaan akhlak maupun pembinaan lainnya. Pembinaan karakter ini adalah penting. Ia berharap pemerintah Kota Banjar dalam hal ini Wali Kota Banjar melakukan pembinaan-pembinaan yang ekstra terhadap sikap dan perilaku para ASN yang ada di bawahnya.
Baca Juga:TPS di Pasar Jadi Problem, DLH Bandung Terus Optimalkan Penanganan SampahBambang Tirtoyuliono Minta Tokoh Agama di Bandung Dakwahkan Soal Penanganan Sampah
“Ini adalah satu gambaran sebuah pemerintahan yang memang kurang perhatian terhadap hal-hal perilaku tingkah laku dan perbuatan-perbuatan dari anak buahnya yang berada di Pemerintahan,” ujar dai.
“Sekali lagi saya berharap pemerintah Kota Banjar banyak melakukan kegiatan-kegiatan pembinaan khususnya pembinaan akhlak yang bisa meningkatkan keimanan terhadap anggota-anggota atau pegawai ASN yang ada di Pemerintah Kota Banjar,” ucap dia menambahkan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Banjar Tri Pamuji Rudianto mengaku prihatin atas lemahnya etika dan kedisiplinan dua oknum ASN di RS Asih Husada berinisial VM dan KA tersebut.
“Sangat disayangkan hal ini terjadi, ini harus menjadi sebuah pembelajaran juga untuk semua ASN. ASN ini kan sebuah panutan bagi masyarakat, harus menjadi contoh dan figur yang baik kepada masyarakat,” katanya.
