JABAR EKSPRES– PT Jetour Sales Indonesia resmi memperkenalkan JETOUR T1 kepada masyarakat Bandung yang berlangsung di Sawarga Courtyard, Summarecon Mall Bandung, Selasa (7/7/2026).
Mengusung konsep Urban Adventure SUV, kendaraan terbaru ini hadir dengan perpaduan desain tangguh, teknologi modern, kenyamanan premium, serta pilihan mesin bensin konvensional dan teknologi hybrid Intelligent Dual Mode (i-DM).
Peluncuran JETOUR T1 tersebut dihadiri Area Sales Manager PT Jetour Sales Indonesia Denny Anggono, bersama perwakilan dealer Shaka Pasteur Antonius Cibro dan perwakilan AMM BKR Bandung Alfindo Wijaya.
Baca Juga:Bukan Film Biopik, "Jokowi Is Me" Angkat Kisah Anak Muda yang Terinspirasi Sosok JokowiTingkatkan Standar Keselamatan, Tenth Avenue Mall Rutin Gelar Simulasi Kebakaran Dua Kali Setahun
Denny Anggono mengatakan, Bandung menjadi salah satu wilayah strategis bagi perkembangan pasar JETOUR di Indonesia. Karena itu, kehadiran JETOUR T1 di Kota Kembang diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan SUV yang nyaman digunakan di perkotaan sekaligus siap diajak berpetualang.
“Bandung merupakan salah satu pasar yang penting bagi JETOUR di Indonesia. Kami sangat antusias memperkenalkan JETOUR T1 kepada masyarakat Bandung sebagai Urban Adventure SUV yang menggabungkan desain kokoh, teknologi inovatif, kenyamanan premium, dan performa andal untuk mendukung gaya hidup aktif serta kebutuhan mobilitas modern,” ujar Denny Anggono.
Salah satu daya tarik utama JETOUR T1 adalah hadirnya varian JETOUR T1 i-DM yang mengusung teknologi Intelligent Dual Mode. Sistem hybrid ini mengombinasikan mesin bensin dan motor listrik yang dapat bekerja secara otomatis sesuai kondisi jalan dan kebutuhan pengendara.
Teknologi tersebut terdiri atas tiga komponen utama, yakni mesin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, Dedicated Hybrid Transmission (DHT), dan baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh. Ketiga komponen tersebut dirancang menjadi satu sistem yang saling terintegrasi sehingga mampu memberikan efisiensi sekaligus performa yang optimal.
Mesin hybrid generasi terbaru itu menghasilkan tenaga 136 PS dengan torsi maksimum 220 Nm. Sementara motor listriknya mampu menghasilkan tenaga hingga 204 PS dan torsi 310 Nm. Efisiensi termal mesin diklaim mencapai 44,5 persen, menjadikannya salah satu teknologi hybrid dengan efisiensi tinggi di kelasnya.
Dari sisi pengisian daya, baterai LFP telah mendukung teknologi DC Fast Charging yang mampu mengisi daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 27 menit. Baterai tersebut juga mengantongi sertifikasi IP68 sehingga tahan terhadap air dan debu, sekaligus dirancang untuk penggunaan jangka panjang dalam berbagai kondisi cuaca maupun medan.
