Klaim Tak Ada Kasus Lagi, Pemprov akan Usulkan Jabar Jadi Wilayah Bebas Rabies

Antisipasi Rabies, DKPP Imbau Masyarakat Lakukan Vaksinasi pada Hewan Peliharaan
Ilustrasi: Antisipasi Rabies, DKPP Imbau Masyarakat Lakukan Vaksinasi pada Hewan Peliharaan.
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat (DKPP Jabar) menyebut dalam beberapa tahun ke depan, wilayahnya akan menjadi daerah yang bebas rabies di Indonesia.

Dalam menuju bebas Rabies ini, Arifin memerlukan dukungan dari semua sektor termasuk Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Jadi kalau sisi ke manusianya itu oleh temen-temen di Dinkes, dan untuk hewannya itu oleh dinas yang memang untuk menangani peternakan (DKPP) baik di provinsi maupun seluruh kabupaten kota,” ucapnya.

Baca Juga:Indekos Berdarah di Sumedang Bikin Heboh Warga Setempat, Polisi Sebut Ada Keributan Mantan Pasangan Suami IstriAda Pagelaran Wayang Golek Giriharja 3 Putra, Ribuan Warga Tumplak di Alun-alun Situraja Sumedang

Upaya pemberian vaksinasi  juga menurutnya akan terus dilakukan hingga Provinsi Jawa Barat menjadi wilayah yang terbebas dari rabies di Indonesia.

“Karena 2020 itu (kaus rabies) masih ditemukan di jabar, 2021 tidak ada kasus, dan 2022 juga tidak ada kasus, dan alhamdulillah sampai bulan oktober ini (2023) sudah tidak ada kasus. Tapi untuk angkanya saya lupa, harus lihat data lagi. Tapi kita berharap 2 atau 3 tahun lagi kita sudah bisa usulkan ke kementrian untuk penetapan bahwa kita (Jabar) menjadi daerah bebas rabies,” ungkapnya.

“Makanya kita terus lakukan vaksinasi kepada hewan-hewan tidak hanya anjing, tapi juga untuk kucing atau yang bisa menularkan rabies. Makanya hari ini juga ada sekitar 350 yang daftar online untuk melakukan vaksinasi rabies (di Peringatan Hari Rabies Sedunia),” pungkas Arifin. (san)

 

0 Komentar