JABAR EKSPRES – Sebanyak 50 pelaku UMKM Kota Bogor kembali menerima bantuan dalam rangka meningkatkan kapasitas bidang literasi dan inklusi keuangan.
“Kegiatan ini bentuk kolaborasi REKA Bogor dengan Bank Mizuho untuk membantu pengelolaan dan transaksi keuangan sebagai penguatan bagi para pelaku UMKM Kota Bogor di dalam pelaporan serta pengelolaan keuangannya,” kata Syarifah Sofiah dikutip Kamis, 5 Oktober 2023.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat diperlukan dan sejalan sehingga ke depan diharapkan UMKM Kota Bogor tidak hanya bagus kualitas produknya, tetapi juga bagus dalam pengelolaan maupun manajemen keuangannya.
“Kerja sama yang ada juga diharapkan berkelanjutan,” sebutnya.
Baca Juga:Teknisi Sepeda Motor Honda Indonesia Siap Adu Skill di Kompetisi Tingkat DuniaMulai Tayang Malam Jumat! Sinopsis dan Jadwal Film Bangku Kosong: Ujian Terakhir XXI Bandung
Syarifah menambahkan, secara geografis Bogor beruntung ada di interline Jakarta yang merupakan pusat ekonomi terbesar sekaligus magnet atau epicentrum sehingga menjadi kesempatan terbaik.
Namun, sambung dia, tantangan yang dihadapi adalah mengkurasi UMKM agar kualitasnya maupun kuantitasnya lebih baik hingga keuangannya.
Ketua REKA Bogor, Georgian Marcello menuturkan, meningkatkan kapasitas UMKM Kota Bogor tidak hanya oleh dinas terkait, tetapi sebagai forum ekonomi kreatif.
Dalam hal ini, kata dia, REKA Bogor berkeinginan membantu agar para pelaku UMKM menjadi kreatif, salah satunya meningkatkan kapasitas dalam bidang finansial.
“Dengan laporan yang sudah bagus dan lebih baik, melalui program tersebut para pelaku UMKM yang dibina REKA akan dikoneksikan dengan permodalan. Untuk kegiatan tersebut REKA memilih pelaku usaha mikro binaan Dinas KUKM Dagin Kota Bogor yang tergabung dalam komunitas UMKM Kota Bogor,” jelasnya.
Bantuan tablet yang diberikan dalam kegiatan tersebut merupakan batch kedua. Untuk batch pertama dilaksanakan pada Juni 2023 dengan jumlah bantuan yang sama sehingga total sudah 100 tablet yang sudah dibagikan.
