Imbas Kemarau Panjang, Peternak Sapi di Lembang Kesulitan Dapatkan Rumput

JABAR EKSPRES – Produksi pakan ternak di wilayah Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami penurunan drastis. Hal itu terjadi akibat kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Ketua Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang Dedi Setiadi mengatakan, kemarau panjang selain memicu kekeringan. Juga memicu pengeluaran pakan ternak sapi perah di Bandung Utara membengkak.

BACA JUGA: Kemarau Panjang, Kasus Kebakaran hingga Penyusutan Sumber Mata Air Terjadi di Lembang

“Pakan hijauan untuk sapi perah menurun drastis mau tak mau biaya produksi pakan ternak ini menjadi naik,” katanya saat dihubungi JabarEkspres.com, Minggu, 1 Oktober 2023.

Menurutnya, minimnya pasokan pakan hihau seperti rumput pakchong, para peternak sapi perah terpaksa harus membeli sejumlah pakan agar produksi susu tetap terjaga.

“Sebelum musim kemarau, kita mendapat dua bahan pakan ternak secara gratis seperti jerami dan daun jagung. Sekarang kita harus membeli pakan ternak dengan biaya yang lumayan mahal,” katanya.

“Sekarang seperti jerami dan daun jagung bukan hanya naik harganya, tapi juga kedua pakan itu sulit didapat,” tambahnya.

Akibat kedua pakan itu sulit didapat, para peternak terpaksa memanfaatkan batang pisang atau ‘gedebog cau’ sebagai pakan pengganti jerami, rumput pakchong, dan daun jagung.

“Batang pisang ini sebelum diberikan ke sapi-sapi harus diolah dulu. Cara pengolahannya pun berbeda,” katanya.

Ia menambahkan, naiknya biaya produksi tidak hanya dialami peternak sapi perah namun, biaya yang harus dikeluarkan KPSBU juga turut naik untuk membeli konsentrat dengan kualitas baik.

“Hampir semuanya naik tapi kita gak mau menaikan harga (harga konsentrat untuk peternak sapi perah) karena kita paham anggota sedang susah seperti ini,” ungkapnya.

Kendati para peternak mengalami kesulitan dalam memeroleh pakan hijauan, dia menerangkan, produksi susu sapi segar di KPSBU tidak menurun dan relatif stabil.

“(Kestabilan produksi susu sapi segar) ini memang yang menolong kami masih survive, kalau pun ada masalah-masalah masih bisa kami selesaikan dengan baik,” tandasnya. (Mg5)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan