JABAR EKSPRES- Pada hari Kamis, NATO mengumumkan rencananya untuk mendeploy pesawat pengintai Sistem Peringatan dan Kontrol Lintas Udara (AWACS) ke Lithuania guna mengawasi aktivitas militer Rusia yang berdekatan dengan perbatasan NATO.
Menurut NATO dalam sebuah pernyataan, pesawat pertama dari dua pesawat ini dijadwalkan tiba di Pangkalan Udara Siauliai pada hari Kamis.
Dylan White, juru bicara sementara NATO, menyatakan bahwa konflik Rusia-Ukraina telah membuat aliansi tersebut lebih berfokus pada masalah keamanan di kawasan Laut Baltik.
Baca Juga:Prediksi Cerita Manga One Punch Man Chapter 193UNIQLO U Rilis Koleksi Terbaru, Desainnya Simpel Tapi Elegan!
White menekankan bahwa kemampuan AWACS dalam mendeteksi pesawat dan rudal dalam jarak ratusan kilometer memberikan peringatan dini yang sangat penting bagi NATO.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Lithuania atas penerimaan pesawat-pesawat tersebut dan menganggapnya sebagai kontribusi signifikan untuk keamanan bersama.
Dalam siaran persnya, NATO mencatat bahwa sebagai respons terhadap konflik di Ukraina, aliansi tersebut telah meningkatkan kehadirannya di wilayah timur dengan mengerahkan jet tempur, pesawat pengintai, dan kapal tanker.
Sejak dimulainya “operasi militer khusus” pada Februari 2022, pesawat AWACS telah melaksanakan ratusan penerbangan di Eropa Timur untuk melakukan pemantauan terhadap pesawat tempur Rusia.
AWACS akan memulai misi pengintaian mereka di wilayah aliansi dalam beberapa hari ke depan, dan misi ini dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa pekan.
