JABAR EKSPRES – Penyaluran beras bantuan bernama stabilisasi pasokan dan harga pasar (SPHP) ke pasar tradisional, diklaim masih berlangsung hingga saat ini di Kota Bandung. Hanya saja belum semua pasar mendapatkan stok tersebut.
Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Kota Bandung, Erwin Budana menegaskan, penyaluran beras SPHP sudah dilakukan pada sejumlah pasar tradisional. Terutama toko beras yang sudah termasuk dalam catatan penerima.
Penyaluran beras yang terbaru, kata Erwin, yakni Pasar Sederhana dan pasar yang masuk dalam pencatatan data BPS. Pasar lain di luar itu, pihaknya masih menunggu rekomendasi dari Disdagin dan DKPP kota/kabupaten.
Baca Juga:Bulog Bandung Klaim Beras SPHP Sudah Disalurkan Sejak Awal TahunPembawa Kabur Dana Study Tour SMAN 21 Bandung Diberi Hukuman 2 Tahun Penjara Oleh Majelis Hakim PN Bandung
“Nah terkait yang belum dapat, insyaallah kemarin sudah ada kebijakan dari pusat. Bahwa untuk memiliki verifikasi terlebih dahulu dari Indag. Berarti intinya, SPHP tetap akan kami layani. Bagi yang belum menerima, silahkan didaftarkan nanti kami jadwalkan pengirimannya,” sambungnya.
Sebelumnya, para pedagang beras mulai mempertanyakan bantuan pemerintah terkait kenaikan harga yang terjadi. Dalam hal ini yaitu penyaluran beras SPHP ke pasar tradisional.
Pedagang beras di Pasar Induk Gedebage, Saepuloh, (52) mengatakan bahwa sedikit pun belum pernah mendengar informasi perihal bantuan tersebut. Bahkan kabar tentang penyaluran itu, baru didengarnya dari saluran berita nasional.
