JABAR EKSPRES – Petugas pemadam kebakaran bekerja keras membersihkan puing-puing di tengah upaya pencarian korban yang selamat setelah wilayah pinggiran kota ini dilanda tanah longsor hebat akibat hujan lebat yang tak terduga. Kejadian tragis ini menewaskan sedikitnya enam orang dan masih menghilangkan jejak 19 orang lainnya.
Hujan deras yang melanda wilayah ini memicu lonjakan drastis dalam air Sungai Naranjo, mengakibatkan aliran batu, tanah, dan sampah yang menghantam pemukiman penduduk. “Sungai menghancurkan rumah dan harta milik tetangga,” kata salah satu warga, Esau Gonzalez, 42 tahun, kepada AFP.
Warga sekitar menceritakan bahwa mereka terjebak tinggal di lokasi berbahaya ini tanpa banyak pilihan lain, mengingat tingginya tingkat kemiskinan di Guatemala, mencapai 59 persen, dan defisit perumahan yang mencapai 2 juta unit.
Baca Juga:Realme GT5: Smartphone Flagship Baru yang Melanggar Aturan TKDNSamsung Galaxy A05 dan A05s: Begini Spesifikasi dan Harganya Sebelum Rilis!
Di sisi lain perbatasan, hujan deras di bagian utara Meksiko juga menyebabkan bencana banjir yang fatal. Sedikitnya tujuh orang dilaporkan tewas di negara bagian Jalisco, bagian barat Meksiko, akibat sungai yang membengkak dan meluap ke pemukiman setempat, membentuk gelombang lumpur dan puing-puing yang menghancurkan segala yang ada di depannya.
