Usai Bakar Pasar Serambakon, Gerombolan KST Pegunungan Bintang Lepaskan Tembakan pada Warga Sipil

Usai Bakar Pasar Serambakon, Gerombolan KST Pegunungan Bintang Lepaskan Tembakan pada Warga Sipil
Usai Bakar Pasar Serambakon, Gerombolan KST Pegunungan Bintang Lepaskan Tembakan pada Warga Sipil (Dok. Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Gerombolan Kelompok Separatis Teroris (KST) Pegunungan Bintang kembali berulah dengan menembak warga sipil pada Senin, 18 September 2023 sore.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Johanis Parinussa menyampaikan, korban dari peristiwa tersebut adalah Mama RB (51) dan YK (37). Keduanya merupakan warga Kampung Mabillabol, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Akibat ulah gerombolan KST, kedua korban yakni Mama RB luka tembak dibagian betis kiri dan Saudara YK (menderita) luka tembak dibagian betis kiri,” lanjutnya.

Baca Juga:Detik-detik Terakhir, Bupati Sumedang Doni Lantik 3 Kepala DinasGumpalan Asap Membumbung Tinggi Jadi Pertanda Alun-alun Suryakencana Terbakar!

Saat ini, Johanis menyampaikan, keduanya telah dievakuasi ke RSUD Pegunungan Bintang agar mendapat penanganan medis oleh aparat keamanan yang dibantu oleh warga sekitar.

“Aparat keamanan bersama masyarakat lainnya mengevakuasi kedua warga tersebut ke RSUD Pegunungan Bintang untuk mendapat penanganan medis,” sambungnya.

Johanis menegaskan, pihaknya masih berupaya untuk mengejar dan mencari pelaku penembakan tersebut.

“Aparat keamanan TNI Polri berupaya mengejar dan mencari para pelaku penembakan yang merupakan bagian dari gerombolan KST di wilayah Pegunungan Bintang,” tegasnya.

Namun, pihaknya masih mengalami kendala. Karena pelaku yang merupakan gerombolan KST berhasil kabur.

“Para pelaku berhasil kabur melarikan diri,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, kasus tersebut berkesinambungan dengan adanya pembakaran Pasar Serambakon, Kampung Yapimakot, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang yang terjadi pada Senin, 18 September 2023 pukul 14.30 WIT.

Adanya kejadian tersebut, mengakibatkan hangusnya sejumlah kios milik masyarakat dan menelan kerugian yang tidak sedikit.

Baca Juga:Bentrok Antar Simpatisan pada Pilwu Cirebon, Sebabkan 4 Orang Korban Luka-luka!Kapolres Ciko Beberkan Kronologis Kejadian Bentrok di Desa Kapetakan!

Selain itu, gerombolan KST Bintang Timur juga kerap kali menyebarkan teror dan melakukan intimidasi kepada masyarakat yang bertempat tinggal di daerah Oksibil, Pegunungan Bintang.

Sebelum terlibat dalam kasus penembakan warga sipil, gerombolan tersebut pernah melepaskan tembakan kepada aparat keamanan TNI dan Polri.

0 Komentar