JABAR EKSPRES – Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung diupayakan menjadi perguruan tinggi yang menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap bekerja dan mudah beradaptasi.
Direktur Polman Bandung, Muhammad Nurdin, menjelaskan, Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung telah melahirkan sejumlah karya di bidang industri, yang terbagi dalam dua kelompok yakni produk non standar dan produk standar.
Lebih lanjut Ia menambahkan, kegiatan lomba nasional Cad Cam di Polman Bandung jadi ajang kompetensi mahasiswa vokasi, khususnya spesialisasi Cad Cam. Lomba itu diikuti oleh 143 peserta dari berbagai politeknik di Indonesia, dan babak finalnya akan diikuti oleh 48 peserta.
Baca Juga:BREAKING NEWS! Koalisi Perubahan untuk Persatuan Pecah, AHY Tidak Jadi Cawapres?Pertamina Lubricants Latih Siswa dan Komunitas Untuk Berwirausaha Bengkel 2W
“Ke depan kami ingin berkolaborasi dalam menghadapi perkembangan teknologi industri dengan kerjasama nasional guna bertambahnya teknologi terbaru sesuai dengan kebutuhan industri, serta pengembangan kampus 2 Majalengka yang tak hanya mengembangkan program studi, melainkan menjadi pendukung pengembangan SDM yang memenuhi kebutuhan industri,” tambahnya.
Sementara Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Polman Bandung, Kurniawan mengatakan, teknologi yang dimiliki Polman Bandung sudah memadai dengan adanya mesin berteknologi yang jarang dimiliki kampus lain. Selain itu, secara teknologi, Polman Bandung juga bisa mengikuti perkembangan yang ada.
“Yang mesti dimiliki industri ialah peran Polman dalam divisi RnD (research and development) pengembangan produk serta kerjasama jangka panjang industri dan Polman dalam membuat produk baru yang bisa bersaing di pasar,” ucapnya.
