Helikopter mulai melakukan pemadaman dari pagi hingga sore pada Minggu (27/8/2023) kemarin. Hingga hari ketiga sudah lebih dari 300 ribu liter air ditumpahkan dari atas ketinggian.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan helikopter water bombing terbang 7 jam setiap harinya untuk menjatuhkan bom air ke lokasi kebakaran.
“Penanganan kebakaran di TPA Sarimukti dioptimalkan 7 jam setiap harinya. Mudah-mudahan api bisa cepat dipadamkan,” tandasnya. (Mg5)
