JABAR EKSPRES – Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, menyampaikan bahwa fokus utama pembangunan di wilayahnya pada tahun 2024 adalah meningkatkan beragam industri dan perdagangan produk unggulan daerah.
Zainal menegaskan pentingnya kerja sama dalam mencapai visi “Terwujudnya Provinsi Kalimantan Utara yang Berubah, Maju, dan Sejahtera”.
Dia menjelaskan bahwa dalam upaya mencapai sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), telah disusun Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) sebagai dasar dalam merencanakan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahunan.
Baca Juga:Dukungan Hanura untuk Ganjar Pranowo Jadi Energi Tambahan di Pilpres 2024Yuma Muranushi Intends to Improve Indonesia’s Human Resources
“Rapat paripurna ini juga menjadi platform untuk mengkomunikasikan rancangan perubahan kebijakan umum anggaran pendapatan dan belanja daerah serta prioritas dan plafon anggaran sementara untuk tahun 2023,” kata Zainal.
“Meskipun ekonomi global masih menghadapi tantangan, diharapkan adanya perbaikan pada tahun 2024. Kementerian Keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi global akan meningkat menjadi tiga persen pada tahun tersebut,” ujar Gubernur.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara juga telah menetapkan sepuluh prioritas pembangunan untuk tahun 2024, termasuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sungai Mentarang dan Sungai Kayan, pengembangan kawasan industri dan pelabuhan internasional, serta peningkatan konektivitas kawasan perbatasan dan pedalaman.
