Rusia Sebut Tudingan Barat Mengenai Pembunuhan Prigozhin Adalah Kebohongan Belaka

Rusia Sebut Tudingan Barat Mengenai Pembunuhan Prigozhin Adalah Kebohongan Belaka
Vladimir Putin. (Foto: Wikimedia Commons)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Rusia membantah terlibat dalam kecelakaan pesawat yang diduga menewaskan Yevgeny Prigozhin, pemimpin Wagner Group, sebuah kelompok tentara bayaran yang ditakuti di Ukraina, Afrika, dan Suriah.

Prigozhin juga yang memimpin sebuah pemberontakan singkat namun mengejutkan di Rusia dua bulan yang lalu.

Kremlin menepis rumor bahwa mereka memerintahkan pembunuhan Prigozhin, yang dilaporkan tewas dalam sebuah kecelakaan penerbangan.

Baca Juga:Presiden Jokowi Tanggapi Usulan Pembubaran KPK yang Diajukan oleh MegawatiDampak Serius Fenomena El Niño, Salju Abadi Puncak Jaya Papua Terancam Lenyap

Pejabat Amerika Serikat beserta beberapa sumber dari dunia Barat yang menguraikan pandangan awal AS, mengungkapkan bahwa penilaian awal tersebut mengindikasikan kemungkinan Prigozhin menjadi sasaran dalam peristiwa ledakan tersebut.

Penilaian ini juga sejalan dengan pola historis Vladimir Putin yang dikenal mencoba untuk membungkam para kritikusnya.

Kelompok tentara bayaran Wagner memiliki peran sentral dalam pasukan militer Rusia selama konflik di Ukraina, terutama dalam pertempuran berkepanjangan untuk merebut kota Bakhmut, suatu konflik yang penuh dengan tantangan.

Para anggota pasukan Wagner juga memiliki peran signifikan dalam memperluas pengaruh Rusia ke titik-titik strategis secara global, mulai dari kawasan Afrika dan berlanjut hingga Suriah.

Sementara itu, Kremlin menolak rumor yang mengklaim keterlibatan mereka dalam upaya pembunuhan terhadap Prigozhin dan menyebut tuduhan tersebut sebagai informasi palsu.

0 Komentar