JABAR EKSPRES, SUMEDANG – Salah satu permainan yang menjadi agenda tahunan masyarakat Dusun Bojong RT01 dan 02 RW02, Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, dalam memeriahkan Hut ke-78 kali ini ialah Lintas Bambu, Sabtu sore (26/8).
Warga khususnya kalangan muda kaum lelaki dan perempuan terlihat semangat dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti acara perlombaan Lintas Bambu ini.
Terpantau JabarEkspres.com mulai dari awal peserta mendaftarkan diri dan mengantri menunggu giliran, panitia bersiap di dalam kolam guna mengantisipasi peserta yang jatuh agar tetap dalam keadaan aman.
Baca Juga:Pelatih Chelsea Puji Sterling Atas Penampilannya yang Memakau Menghadapi Lawan Luton TownBerkat Program OPOP Ridwan Kamil, Produksi Lampu Limar Pondok Pesantren di Bandung Meningkat
“Sekarang baru diadakan lagi, alhamdulilah acara berjalan lancar dan cukup menyenangkan,” katanya kepada Jabar Ekspres, Sabtu (26/8) di sela perlombaan.
Ia mengaku, sedikit kesulitan untuk menentukan lokasi permainan. Sebab, selain musim kemarau panjang, sudah terlalu banyak kolam-kolam ikan warga yang kini berubah menjadi bangunan-bangunan permanen.
Siapapun yang tidak mampu mengendalikan getaran bambu yang dipijaknya itu, maka pastilah ia akan terjatuh dan tercerbur ke kolam.
Demikian, permainan ini biasanya dilakukan bersama dengan perlombaan lain yang juga memerlukan fasilitas kolam. Sebut saja ‘Gebug Bantal’, sebuah permainan adu keseimbangan duduk di atas sebatang bambu yang dibentangkan di atas kolam.
