JABAR EKSPRES – Keadaan mendalam duka menyelimuti kelompok berita internasional saat pemimpin kelompok tentara bayaran Rusia, Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, dilaporkan diduga tewas dalam sebuah insiden tragis. Kecelakaan pesawat yang mengakibatkan terhentinya nyawa Prigozhin ini terjadi pada hari Rabu (23/8) di wilayah Tver.
Informasi yang dirilis oleh layanan darurat Rusia mengungkapkan bahwa pesawat jet pribadi Embraer Legacy yang dinaiki oleh Prigozhin dan sembilan penumpang lainnya jatuh di dekat Desa Kuzhenkimo. Pesawat ini sedang dalam perjalanan dari Moskow menuju St. Petersburg.
Pada pukul 18.19, data mencatat bahwa pesawat mengalami penurunan ketinggian hingga mendekati 8.000 kaki per menit sebelum akhirnya transmisi berhenti sepenuhnya.
Baca Juga:BMTH Tambah Jadwal Manggung di Indonesia, Saosin Akan Jadi Bintang Tamu‘Gamon’, Istilah Bahasa Gaul yang Merayap di Media Sosial, Mengungkapkan Makna Gagal Move On
Namun, kebelakangan ini, perpecahan mulai tampak antara kelompok Wagner dan pasukan reguler Rusia. Prigozhin secara terbuka mengkritik tindakan militer Rusia dan mengungkapkan kelemahan dalam struktur komando, yang menyebabkan kerugian di medan perang.
