Wali Kota di Ekuador Klaim Jadi Korban Upaya Pembunuhan Sehari Sebelum Pemilu

Wali Kota La Libertad, Ekuador, telah mengklaim dirinya sebagai korban dari sebuah insiden percobaan pembunuhan yang terjadi menjelang pemilihan umum di negara ini.
Wali Kota La Libertad, Ekuador, telah mengklaim dirinya sebagai korban dari sebuah insiden percobaan pembunuhan yang terjadi menjelang pemilihan umum di negara ini.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Wali Kota La Libertad, Ekuador, telah mengklaim dirinya sebagai korban dari sebuah insiden percobaan pembunuhan yang terjadi menjelang pemilihan umum di negara ini. Pada Sabtu (19/8), melalui unggahan di platform media sosial X, Tamariz mengungkapkan bahwa pada Jumat malam sebelumnya, ia berhasil menghindari cedera dalam upaya pembunuhan yang diarahkan kepadanya.

Tamariz melaporkan bahwa malam itu, tak kurang dari 30 tembakan dilepaskan ke arah kendaraannya. Kejadian ini terjadi di depan beberapa saksi mata yang ada.

Sementara itu, Ekuador bersiap menggelar pemilihan umum pada hari Minggu (20/8), meskipun kampanye masa pemilihan diwarnai oleh insiden tragis pembunuhan seorang kandidat utama.

Baca Juga:Kebakaran Hutan Melanda 2 Wilayah Metropolitan Kanada: Puluhan Ribu Warga MengungsiPertarungan Epik Antara Komedian Uus Vs Musisi Jerinx Bakal Hebohkan Panggung HSS Series 3 pada 10 September 2023

Pada tanggal 14 Agustus, seorang politikus lokal dari Partai Revolusi Rakyat, Pedro Briones, tewas dibunuh oleh pihak tak dikenal. Tragedi ini terjadi hanya enam hari menjelang hari pemungutan suara 20 Agustus. Briones dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam gerakan di Provinsi Esmeraldas, yang berdekatan dengan perbatasan Kolombia.

0 Komentar