JABAR EKSPRES – Suatu insiden tragis terjadi di kota Jenin yang diduduki di Tepi Barat, di mana seorang pria Palestina berusia 32 tahun tewas akibat tembakan oleh militer Israel.
Kementerian Kesehatan Palestina mengonfirmasi peristiwa ini pada hari Kamis, menyatakan bahwa pria tersebut mengalami luka tembak fatal di kepala, dada, dan perut selama agresi militer Israel di Jenin pada pagi hari.
Menurut saksi mata yang berada di lokasi, pasukan Israel dilaporkan telah melakukan serbuan terhadap kota Jenin dengan menggunakan sejumlah besar kendaraan militer dan bulldozer.
Baca Juga:Netizen Desak RM BTS untuk Minta Maaf pada Umat Muslim, BTS dan BLACKPINK Dianggap Tak Hormati Agama IslamMenkumham Sebut Negara Hemat Ratusan Miliar dari Pemberian Remisi terhadap Ribuan Narapidana di HUT RI ke-78
Situasi kekerasan di Tepi Barat telah meradang selama 15 bulan terakhir, ditandai oleh serangan-serangan meningkat dari pihak Israel serta konfrontasi antara pemukim Yahudi dan penduduk Palestina di desa-desa Palestina.
Serangan-serangan jalanan dari pihak Palestina juga turut menyumbang pada eskalasi ketegangan di daerah tersebut.
Namun, pemerintah Israel telah mempertahankan kehadirannya di wilayah tersebut, memaksa jutaan warga Palestina hidup di bawah pengawasan militer serta terus membangun permukiman pemukim Yahudi di wilayah yang banyak negara anggap ilegal.
Sementara upaya-upaya perdamaian yang disponsori oleh AS sebelumnya telah dijalankan untuk mendukung pendirian negara Palestina di wilayah Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem Timur, namun proses tersebut runtuh pada tahun 2014 dan hingga saat ini tidak menunjukkan tanda-tanda kemajuan.
