Dua Kasus Terinfeksi Penyakit Pes di China Utara Langsung di Karantina, Masyarakat Harus Waspada!

Dua Kasus Terinfeksi Penyakit Pes di China Langsung di Karantina
Dua Kasus Terinfeksi Penyakit Pes di China Langsung di Karantina
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Mongolia Bagian Dalam, wilayah utara China, kembali menghadapi tantangan kesehatan dengan melaporkan dua kasus infeksi penyakit pes pada hari Sabtu (12/8/2023). Kabar ini menjadi sorotan baru setelah pada tanggal 7 Agustus lalu tercatat kasus lainnya.

Infeksi pes di china ini penyakit yang terutama di tularkan oleh hewan pengerat, telah menjadi perhatian utama di wilayah ini, terutama di Mongolia dan wilayah barat laut Ningxia. Meskipun seringkali terbatas pada kawasan ini, penyakit ini memiliki potensi untuk berkembang menjadi wabah yang mengancam nyawa, terutama jika tidak di tangani dengan tepat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengidentifikasi pes sebagai bentuk wabah paling umum yang dapat mengakibatkan dampak fatal. Oleh karena itu, respons yang cepat dan koordinasi yang ketat sangatlah penting dalam mengatasi situasi seperti ini.

Baca Juga:Mengagumkan! Suasana kota modern di Kuala Kencana PapuaPeringatan 17 Agustus 2023!! Berikut Panduan Upacara Bendera Untuk Acara 17 Agustus

Dua pasien yang terinfeksi di konfirmasi menderita jenis pes bubonik. Varian penyakit yang menyerang sistem limfatik atau kelenjar getah bening dalam tubuh. Kondisi ini dapat mengakibatkan pembengkakan kelenjar getah bening di daerah leher, ketiak, atau selangkangan.

Kelenjar limfa yang membengkak dapat mencapai ukuran yang signifikan, terasa padat, dan menyebabkan rasa nyeri saat di sentuh.

0 Komentar