Marak Hoaks di Medsos, Diskominfotik KBB Minta Warga Lebih Cermat

Marak Hoaks di Medsos, Diskominfotik KBB Minta Warga Lebih Cermat
Ilustrasi: Konten hoaxs. Dok Pixabay
0 Komentar

JABAR EKSPRES Masyarakat Kabupaten Bandung Barat diimbau lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial menyusul maraknya konten hoaks yang beredar di ruang digital.

Imbauan tersebut disampaikan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bandung Barat setelah viralnya video fenomena kemunculan pocong di Kecamatan Ngamprah yang sempat membuat warga resah.

Kepala Diskominfotik KBB, Rony Rudiyana mengatakan, derasnya arus informasi digital saat ini membuat berbagai konten dapat dengan mudah tersebar luas, termasuk informasi palsu atau hoaks.

Baca Juga:Momen Iduladha 2026, Pertamina Trans Kontinental Jaga Operasional Lewat Kurban Bersama MasyarakatBerbobot 1,2 Ton, Kedatangan Bruno Si Sapi Kurban Presiden di Kabupaten Tasikmalaya Disambut Warga

“Sekarang informasi sangat cepat menyebar melalui media sosial. Karena itu masyarakat harus lebih teliti dan tidak langsung percaya sebelum memastikan kebenarannya,” katanya, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, masyarakat perlu membiasakan diri melakukan pengecekan ulang terhadap setiap informasi yang diterima agar tidak ikut menyebarkan kabar yang belum jelas sumbernya.

“Pastikan dulu informasi yang diterima valid atau tidak. Jangan sampai informasi hoaks justru memicu keresahan dan ketakutan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Rony menambahkan, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) saat ini juga membuat rekayasa digital semakin mudah dilakukan dengan hasil yang sulit dibedakan dari kondisi sebenarnya.

“Kemajuan teknologi tentu harus disikapi secara bijak. Teknologi bisa memberikan manfaat, tetapi jangan sampai digunakan untuk membuat informasi yang merugikan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan KBB Saber Hoaks milik Diskominfotik Bandung Barat untuk mengecek maupun melaporkan informasi yang diragukan kebenarannya.

“Kalau ada informasi yang belum jelas atau mencurigakan, masyarakat bisa melakukan pengecekan melalui layanan KBB Saber Hoaks agar tidak mudah termakan isu yang belum tentu benar,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar