JABAR EKSPRES – Tiap tahunnya, saat bulan Agustus tiba, semangat kemerdekaan Republik Indonesia bergema dalam bentuk upacara yang tak terlupakan. Berikut panduan upacara bendera untuk acara 17 agustus.
Tidak hanya lembaga-lembaga pemerintahan, tetapi juga sekolah-sekolah turut serta dalam merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI yang ke-77 ini. Tidak heran, panduan resmi dari pemerintah menjadi pegangan dalam mengatur rangkaian acara yang meriah. Inilah saatnya kita lihat contoh susunan panduan upacara bendera untuk acara 17 agustus yang dapat menginspirasi kita semua.
Pada pukul 10.17 hingga 10.20 WIB, pada tanggal spesial 17 Agustus 2023, seluruh lapisan masyarakat di minta untuk merapatkan barisan dan menghentikan aktivitas sejenak.
Baca Juga:Bocoran Sinopsi Misteri Drama Korea Terbaru Behind Your TouchSekarang Bisa ‘Main Layar’ Bareng-bareng dalam Video Call dengan WhatsApp Screen Sharing
Bersamaan dengan melodi megah Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, kita berdiri tegak sebagai satu bangsa, satu jiwa, dalam ungkapan cinta tanah air yang tak terhingga.
Rangkaian Upacara 17 Agustus
Dalam rangkaian upacara 17 Agustus, berdasarkan panduan resmi untuk HUT ke-77 Kemerdekaan RI dari Kemendikbudristek, acara bendera ini memiliki susunan yang penuh makna:
- Pemimpin upacara memasuki lapangan upacara.
- Pembina upacara tiba dengan khidmat di tempat yang telah di siapkan.
- Penghormatan setulus-tulusnya di berikan kepada pembina upacara.
- Pemimpin upacara memberikan laporan yang menggugah semangat.
- Di iringi oleh gemuruh lagu kebangsaan Indonesia Raya yang merdu, bendera Merah Putih di kibarkan.
- Keheningan dan kekhusyukan mengisi momen Mengheningkan Cipta yang di pimpin oleh pembina upacara.
- Pancasila, sebagai landasan negara, di ucapkan dengan khidmat oleh seluruh peserta upacara.
- Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 dibacakan dengan penuh penghayatan.
- Keputusan Presiden RI tentang penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya di sampaikan, beserta pemberian piagam kepada penerima yang berjasa.
- Pesan dalam amanat dari pembina upacara memotivasi kita semua.
- Doa di panjatkan sebagai ungkapan syukur dan harapan.
- Pemimpin upacara memberikan laporan akhir yang penuh semangat.
- Penghormatan terakhir kepada pembina upacara, sebagai penghargaan atas arahan yang luar biasa.
- Pembina upacara meninggalkan mimbar dengan langkah mantap.
- Dengan hati penuh rasa nasionalisme, barisan upacara bubar dengan tertib.
