JABAR EKSPRES – Penataan Jatinangor sebagai Kawasan Pendidikan Terpadu cukup dinanti. Namun memang pembicaraan resmi antara eksekutif dengan DPRD Jawa Barat membahas tema itu belum dilakukan.
Hadirnya kawasan terpadu itu digadang-gadang menjadi salah satu solusi terkait berbagai masalah yang kian muncul di Jatinangor. Mulai soal kriminalitas dan carut marut tata ruang.
Terbaru misalnya, soal mahasiswi Unpad yang ditodong dan dilindas pemotor di gang sempit pada pertengahan Mei lalu. Itu menjadi satu dari sejumlah persoalan di kawasan yang diketahui memang banyak berdiri kampus di kawasan tersebut.
Baca Juga:Momen Iduladha 2026, Pertamina Trans Kontinental Jaga Operasional Lewat Kurban Bersama MasyarakatBerbobot 1,2 Ton, Kedatangan Bruno Si Sapi Kurban Presiden di Kabupaten Tasikmalaya Disambut Warga
Ide soal penataan kawasan itu juga sempat ditagih perwakilan PMII Jawa Barat yang melakukan hearing dengan DPRD Jawa Barat pada Senin (25/5) lalu. Pihaknya cukup resah dengan berbagai kasus yang menimpa mahasiswa.
Berkaitan dengan itu, Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa juga merespon. Menurutnya, pembicaraan khusus mengenai pembangunan kawasan terpadu dengan eksekutif belum ada. Tapi secara prinsip pihaknya juga sependapat dengan penataan kawasan tersebut.
“Secara khusus belum ya, tapi kami sudah pernah kunjungan ke sana untuk melihat situasi di sana ya,” katanya.
Buky melanjutkan, pihaknya juga sempat mendapat aspirasi mengenai penataan beberapa kantor instansi. Seperti polsek maupun koramil. “Kurang memadai dan ingin di integrasikan di satu wilayah,” cetusnya.
Penataan lain juga perihal infrastruktur strategis, misalnya soal keberadaan jalan nasional maupun provinsi. Itu perlu ditata mengingat kawasan itu juga padat dengan kegiatan pendidikan.
Sementara itu, Gubernur Dedi Mulyadi juga telah mewacanakan mengenai penataan Jatinangor sebagai kawasan pendidikan terpadu. Seperti pada Minggu (3/5) lalu. Pihaknya menyerahkan kepara para rektor di kampus yang ada di kawasan tersebut untuk berdialong mengenai desain terlebih dulu. (son)
