Terminal Leuwipanjang Kebakaran, Api Dapat Dipadamkan dalam 30 Menit

Diskar PB Kota Bandung sedang memadamkan kebakaran di Terminal Leuwipanjang
Diskar PB Kota Bandung sedang memadamkan kebakaran di Terminal Leuwipanjang. (Foto: Pemkot Bandung)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kebakaran kembali melanda Kota Bandung. Kali ini, Terminal Leuwipanjang diserang oleh ‘si jago merah’ pada 8 Agustus 2023.

Diketahui, Kantin Terminal Leuwipanjang mengalami kebakaran akibat korsleting yang menyebar melalui dus. Lalu, api korsleting tersebut menyambar tabung gas milik pedagang kantin.

Proses pemadaman api di sana terbilang cepat karena korsleting listrik berasal dari kios tutup yang berisikan dus. Hal ini sebagaimana yang diungkapkan oleh Kepala UPT Terminal Leuwipanjang, Asep Hidayat.

Baca Juga:Sejumlah Wilayah Terkena El Nino, Distribusi Pangan Kota Bandung Tetap AmanPemilu 2024 di Depan Mata, Ormas se-Kota Bandung Dapat Pendidikan Politik

Menurut dugaan Asep Hidayat, material tersebut menyambar gas yang ada di kantin-kantin tetangga, sehingga api dengan mudahnya menyebar. Selain itu, kios yang terbuat dari material kayu itu membuat api mudah menyebar.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, ada sekitar 10 hingga 12 kios yang hangus akibat kebakaran tersebut.

Walaupun begitu, diperkirakan tidak ada korban jiwa dan yang terbakar dapat dipastikan hanya objek kios saja, bukan bagian Terminal Leuwipanjang.

“Tidak ada korban jiwa, seluruhnya sudah dievakuasi. Api pun sudah dipadamkan, dan sekarang sedang proses pendinginan,” ucap Asep Hidayat.

Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung hanya memerlukan waktu 30 menit dengan bantuan 4 armada mobil pemadam untuk memadamkan api tersebut.

Kini, Diskar PB Kota Bandung sedang melakukan proses evakuasi dan pendinginan di lokasi kebakaran tersebut. (*)

0 Komentar