JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berkomunikasi dengan penyuplai agar pasokan bahan pokok ke Kota Bandung tetap aman walaupun ada badai El Nino yang mengancam.
Sebagai kota yang koletif distribusif, Kota Bandung tentu sangat bergantung dengan bahan pokok dari luar. Mulai dari beras, bawang, cabe, dan kebutuhan lainnya berasal dari luar kota. Jika terjadi El Nino di daerah pemasok, kemungkinan ini akan menganggu musim panen. Dampaknya tentu saja ke Ibu Kota Jawa Barat itu sendiri.
Sebagaimana kita ketahui, El Nino merupakan fenomena yang menyebabkan perubahan pola cuaca global sehingga berdampak signifikan pada iklim di beberapa wilayah di dunia.
Baca Juga:Pemilu 2024 di Depan Mata, Ormas se-Kota Bandung Dapat Pendidikan PolitikJambore Pramuka Dunia 2023, Lagu Manuk Dadali dan I Have A Dream versi Angklung Akan Bergema
“Kita tingkatkan komunikasi, jangan sampai distribusi barang terganggu. Karena kalau terganggu, barang langka biasanya kenaikan harga. Itu jangan sampai terjadi,” ucap Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna, dilansir dari Pemkot Bandung.
Upaya lain yang dilakukan oleh Pemkot Bandung agar pasokan tetap aman adalah rutin melakukan pemantauan ke pasar-pasar. Pemantauan tersebut meliputi dari harga, stok, hingga distribusi.
“Upayanya kita pantau di pasar tradisional, kemudian di tempat kegiatan ekonomi. Terpenting barang ada, distribusi terjaga dan harga tidak ada yang begejolak luar biasa. Sehingga dinamika kegiatan ekonomi di Kota Bandung terkendali,” jelasnya. (*)
