Ungkapan ini membuat seorang raffi ahmad sampai me minta maaf ke jeje govinda yang sebesar besarnya atas perlakuan adiknya.
“Pertama kali saya merasakannya, sangat berat bagiku. Karena dia adalah istri yang sangat saya cintai. Mungkin orang melihat saya tenang, tetapi sebenarnya saya merasa hancur. Saya menangis setiap kali shalat, Ya Allah, tolong saya melewati ini,” ujarnya.
Ketika menghadapi cobaan tersebut, Jeje mencoba berbagai cara untuk menenangkan hatinya, termasuk mendekatkan diri pada anak-anak. Namun, cara tersebut tidak mampu mengembalikannya seperti semula. Terlebih lagi, Jeje kesulitan untuk berbicara tentang perasaannya saat menghadapi masalah.
Baca Juga:Izin Tinggal Di Indonesia Bisa Diperpanjang Hingga 10 Tahun Dengan Golden Visa yang Resmi Berlaku4 Kebiasaan ‘Sepele’ Tanpa Disadari Ternyata Bisa Merusak Mata! Yukk Hindari
“Saya mencari cara untuk mengatasi masalah ini. Sejujurnya saya ingin mencari pelarian pada anak-anak, tetapi masih terasa berat. Saya cenderung pendiam dan enggan berbicara. Saat itu, saya merasa sendirian dan hanya bisa berdoa,” kata Jeje.
Jeje mengakui bahwa hatinya terluka sangat dalam. Meskipun demikian, dia meyakini bahwa dia juga tidak bebas dari kesalahan.
“Tentu saja ini menyakitkan, tetapi kuncinya adalah ikhlas. Saya percaya bahwa seseorang bisa berubah, seburuk apapun masa lalu. Aku tidak akan menyalahkan istri ku sepenuhnya. Aku juga memeriksa diri sendiri, mungkin ada kesalahan atau kekurangan dari pihak saya. Saya akan menjaga nama baik istri saya, bahkan di depan keluarga. Saya menyimpan semuanya dengan baik,” ungkap Jeje.
Setelah mendengarkan pernyataan Jeje, Raffi Ahmad berterima kasih kepada saudara iparnya karena bersikap bijaksana.
“Saya sungguh-sungguh berterima kasih padamu. Saya tidak memiliki kata-kata lagi,” kata Raffi.
“Terima kasih karena kamu bisa bijaksana seperti ini. Mungkin jika hati sebesar samudera, kamu lebih luas dari itu karena kamu pasti telah memikul beban yang berat,” tambahnya.
