JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berupaya menangani air lindi di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Sarimukti agar tidak mencemari perairan umum di sekitarnya. Hal tersebut diungka oleh Kepala DLH Jabar, Prima Mayaningtias.
Prima Mayaningtias mengatakan bahwa berbagai langkah telah dilakukan untuk mengurangi air lindi yang masuk ke alur Sungai Ciganas dan Cipanauan. Salah satunya dengan mengalihkan alur sungai agar tidak bercampur dengan air lindi dari timbunan sampah.
Kemudian Prima Mayaningtias menjelaskan, pihaknya tak mengalihkan semua alur sungai. Hanya sebagian titik yang dianggap berpotensi teraliri limpasan air lindi. Sebagian jalur yang masih berdekatan dengan Sarimukti terus dibersihkan secara berkala menggunakan eskavator.
Baca Juga:Pastikan Ponpes Al Zaytun Tak Bermasalah Seiring Kasus Penistaan Agama Panji Gumilang, Mahfud MD: Pemerintah Jamin Hak Konstitusional SantriNasib Santri Ponpes Al Zaytun Usai Panji Gumilang Ditetapkan Tersangka, Pemerintah Jamin Kelangsungan Pendidikan?
Pihaknya juga telah menganggarkan penambahan alat berat sebagai upaya meningkatkan pelayanan dan penataan Sarimukti. Salah satu kendala yang terjadi saat ini minimnya ketersediaan alat berat. Alat itu diperuntukan hanya untuk melayani bongkar (unloading) sampah dari kabupaten/kota di Bandung Raya.
