91 Anak Diduga Alami Pelecehan oleh Mantan Pekerja Penitipan Anak Australia

91 Anak Diduga Alami Pelecehan oleh Mantan Pekerja Penitipan Anak Australia
Seorang mantan pekerja penitipan anak di Australia menghadapi 1.623 tuntutan terpisah, termasuk pemerkosaan, karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap 91 anak perempuan selama 15 tahun terakhir.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seorang mantan pekerja penitipan anak di Australia menghadapi 1.623 tuntutan terpisah, termasuk pemerkosaan, karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap 91 anak perempuan selama 15 tahun terakhir. Polisi Australia menyebut kasus ini sebagai salah satu bentuk pelecehan seksual anak yang “paling mengerikan” dalam sejarah negara ini, dengan tingkat pelanggaran yang “sungguh di luar imajinasi”.

Berdasarkan laporan dari Australian Federal Police (AFP), dakwaan yang dihadapi tersangka berusia 45 tahun ini mencakup 136 dakwaan pemerkosaan, 110 dakwaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah usia 10 tahun, dan 513 dakwaan pembuatan pornografi anak.

Peristiwa kekerasan seksual ini terungkap terjadi di 10 tempat penitipan anak yang berbeda sejak tahun 2007 hingga 2022. Tersangka menargetkan anak-anak perempuan di bawah usia, dengan beberapa korban bahkan masih berusia satu tahun.

Baca Juga:Aung San Suu Kyi Terima Kabar Baik: Hukuman Penjara DikurangiSosweet! Girlfriend Day 2023 Sudah Tiba, Yuk Simak Ucapan Happy Girlfriend Day 1 Agustus Bikin Doi Kamu Klepek-klepek

Sejauh ini, polisi telah mengidentifikasi 87 dari 91 korban berasal dari negara bagian Queensland dan New South Wales di Australia. Sementara itu, empat korban lain diduga menjadi korbannya ketika tersangka bekerja di luar negeri antara tahun 2013 dan 2014.

0 Komentar