Tegaskan Soal Proyek Revitalisasi Pasar Banjaran, Bupati Bandung: Bukan Swastanisasi tapi Kolaborasi Sejumlah Pihak

Bupati Bandung, Dadang Supriatna menegaskan bahwa revitalisasi Pasar Banjaran bukan swastanisasi tetapi kolaborasi sejumlah pihak. Pemkab Bandung.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna menegaskan bahwa revitalisasi Pasar Banjaran bukan swastanisasi tetapi kolaborasi sejumlah pihak. Pemkab Bandung.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bupati Bandung, Dadang Supriatna kembali buka suara soal proyek revitalisasi Pasar Banjaran yang sempat menuai kontroversi. Seperti diketahui bahwa sebelumnya pihak pedagang senpat menolak proyek tersebut.

Lebih lanjut, Bupati Bandung, Dadang Supriatna menegaskan bahwa proyek revitalisasi Pasar Banjaran bukanlah swastanisasi. Namun, katanya, proyek tersebut merupakan kolaborasi dari berbagai pihak sesuai porsinya.

“Hal ini menunjukkan bahwa dalam proses pembangunan dan pengelolaan pasar Banjaran tidak terjadi swastanisasi, tapi kolaborasi antara pemda, pengusaha, dan para pedagang,” kata Dadang Supriatna, dikutip JabarEkspres.com pada Senin, 24 Juli 2023.

Baca Juga:Bank Indonesia Gelar CEF 2023 ke-8, Optimalkan UMKM dan Pariwisata DaerahMayat Tanpa Identitas Ditemukan di Lingkungan Kampus Unpad Jatinangor, Penyebab Kematian Belum Diketahui

Selanjutnya, ia menegaskan Supaya terjadi check and balance, dirinya mempersilahkan para pedagang untuk membentuk suatu wadah yang bisa mewakili para pedagang dalam melakukan check and balance terhadap pengelola.

“Mau Kerwappa boleh, mau dibentuk wadah yang baru juga boleh. Yang penting tidak lagi terjadi friksi diantara para pedagang. Sekarang para pedagang harus bersatu,” lanjutnya.

Terkait proyek revitalisasi Pasar Banjaran itu pun sejumlah pihak yang terdiri dari para pedagang Pasar Banjaran, Pemerintah Kabupaten Bandung, dan pengembang telah mencapai kesepakatan. Adapun proyek revitalisasi Pasar Banjaran ditargetkan pada 1 Agustus 2023 mendatang.

0 Komentar