JABAR EKSPRES – Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, memberikan penjelasan mengenai video viral yang menunjukkan seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menarik lengan Bupati Bengkulu Utara, Mian, saat kunjungan Presiden Joko Widodo di daerah tersebut.
Bey menegaskan bahwa sebenarnya, setelah menarik lengan Bupati, anggota Paspampres kemudian merangkul dan memberikan penjelasan kepada Bupati bahwa langkahnya hampir menyebabkan tabrakan dengan Ibu Iriana. Sayangnya, momen saat Bupati dirangkul tidak terekam dalam video sehingga hanya tindakan menarik lengan yang terlihat.
“Momen ketika Bupati dirangkul tidak tertangkap kamera sehingga yang tampak hanya ketika Paspampres terlihat seperti menarik paksa agar menjaga jarak,” pungkas Bey.
