Mengerikan! Fans PSG Ancam Vlahovic Jika Datang ke Paris

JABAR EKSPRES- Rencana kepindahan Dusan Vlahovic ke PSG bisa terancam setelah fans ultras klub PSG (Paris Saint Germain) mengirimkan ancaman atau peringatan yang mengancam kepada sang pemain jika kabar tersebut benar-benar terealisasi.

Vlahovic telah banyak dikaitkan dengan kepindahannya ke juara Ligue 1 setelah Lionel Messi pergi. Dengan masa depan Kylian Mbappe yang tidak pasti, pelatih baru Luis Enrique sangat ingin menambahkan satu penyerang lagi ke dalam skuadnya.

BACA JUGA: Dusan Vlahovic Selangkah Lagi Gabung Paris Saint Germain

Fans garis keras PSG menuliskan kalimat yang kejam: “Kalau Datang, 3 Jarimu Melayang!” Diketahui bahwa Dusan Vlahovic telah menunjukkan performa hebat bersama Juventus.

Dia mencetak 10 gol dari 27 penampilan bersama Juventus dalam Liga Italia 2022-2023. Tidak mengherankan jika Dusan Vlahovic menjadi incaran klub-klub top di Eropa. PSG dan Chelsea menjadi dua tim terdepan dalam perburuan Vlahovic. Namun, kabarnya sang penyerang lebih condong memilih Les Parisiens daripada The Blues.

Juventus sendiri terbuka terhadap penjualan Vlahovic. Mereka bahkan sudah mengidentifikasi penggantinya, yaitu penyerang Chelsea, Romelu Lukaku.

Namun, ternyata sejumlah suporter PSG menolak Vlahovic. Hal ini diduga terkait dengan gestur penyerang berusia 23 tahun itu dalam sebuah foto setelah membela timnas Serbia.

Dalam foto tersebut, Vlahovic berpose dengan menunjukkan tiga jarinya. Marca mengklaim bahwa pose ini mengacu pada supremasi Serbia atas Kosovo dan juga dapat diartikan sebagai salam yang digunakan oleh gerilyawan penyatuan Serbia. Pada kaus yang dipakai Vlahovic dalam foto tersebut, tercantum pesan bahwa Kosovo merupakan bagian dari Serbia.

BACA JUGA: Dusan Vlahovic Semakin Dekat dengan PSG, Juventus Siapkan Pengganti Vlahovic

Suporter garis keras fans PSG mengancam akan memotong jari Dusan Vlahovic jika ia benar-benar resmi bergabung dengan tim Paris tersebut. Ancaman tersebut diungkapkan melalui spanduk besar dari kelompok ultras PSG yang berpose bersama di luar Stadion Parc des Princes. Tindakan ini diduga merujuk pada “supremasi Serbia terhadap Kosovo” dan dapat dianggap sebagai sapaan yang digunakan oleh gerilyawan unifikasi Serbia.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan