JABAR EKSPRES – Sebuah pabrik tank Jerman atau pabrik kendaraan berlapis baja disebut-sebut bakal dibangun di Ukraina.
Pembangunan pabrik tank Jerman ini bermaksud untuk membantu Ukraina dalam menghadapi konflik baik sekarang maupun di masa depan.
Rheinmetall akan membuka pabrik tank dan kendaraan lapis baja di Ukraina dalam waktu tiga bulan ke depan, kata CEO Armin Papperger.
Baca Juga:Konsep Baru Daihatsu Terios 2023 dengan Tampilan Hybrid dan FuturistikFitur dan Keunggulan Vespa Sprint 150 2023, Skuter Keren Bikin Kepercayaan Diri Makin Meningkat!
Pabrik tank Jerman di Ukraina ini akan berlokasi di bagian barat negara itu. Pabrik tersebut disebut mampu memproduksi 400 tank setiap tahunnya.
Perusahaan pertahanan Jerman itu juga akan melatih para pekerja Ukraina untuk merawat tank dan kendaraan lapis baja lainnya yang dibuat di pabrik tersebut, seperti pengangkut personel lapis baja Fuchs.
Menepis Ancaman Rusia terhadap Pabrik
Keputusan ini muncul setelah mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengancam bulan lalu untuk menyerang calon pabrik tank tersebut.
Menepis ancaman tersebut, Papperger mengatakan bahwa perusahaannya akan terlindungi dari serangan Rusia.
Dia sebelumnya telah menyarankan bahwa sistem pertahanan udara dapat melindungi pabrik dari potensi serangan Rusia.
Upaya dukungan ini juga mencakup sistem pengintaian seluler SurveilSPIRE dengan kamera yang dapat digunakan siang dan malam dan drone mini yang dapat dikemudikan secara otomatis.
