Apa itu Papiledema Penyakit yang Diderita oleh Kurnia Meiga

Apa itu papiledema? penyakit yang kini di derita oleh Kurnia Meiga
Apa itu papiledema? penyakit yang kini di derita oleh Kurnia Meiga
0 Komentar

JABAR EKSPRESKurnia Meiga, mantan kiper Timnas Indonesia, baru-baru ini menjalani pemeriksaan medis karena menderita penyakit papiledema.

Tetapi apa sebenarnya papiledema yang di alami oleh Kurnia Meiga?

Pembengkakan ini terjadi sebagai respons terhadap peningkatan tekanan di dalam atau sekitar otak, yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor.

Papiledema sering kali merupakan tanda peringatan akan adanya kondisi medis serius yang membutuhkan perhatian segera, seperti tumor otak atau perdarahan.

Baca Juga:Kembar tapi Enggak Sama, Berikut Perbedaan Suzuki Invicto dengan Toyota InnovaBelanda Akan Kembalikan Harta Karun Indonesia yang Dicuri pada Masa Kolonial: Berikut Daftarnya

Namun, ada juga situasi di mana tekanan dan pembengkakan tidak dapat di atribusikan kepada masalah yang spesifik.

Dalam kasus ini, ada beberapa cara untuk mengurangi pembengkakan tersebut.

Gejala Awal Papiledema

Jika penyakit papiledema tidak di obati, dapat menyebabkan hilangnya penglihatan. Gejala awal yang umum dari papiledema adalah perubahan kecil dalam penglihatan.

Pada awalnya, perubahan tersebut mungkin tidak terlalu terlihat, dengan gejala seperti penglihatan kabur, penglihatan ganda, kilatan cahaya, atau kehilangan penglihatan sementara yang berlangsung beberapa detik.

Namun, jika tekanan pada otak terus meningkat, perubahan tersebut dapat berlangsung selama beberapa menit atau bahkan permanen.

Papiledema juga dapat memicu gejala lain yang membedakannya dari kondisi mata lainnya, seperti mual dan muntah, sakit kepala yang tidak normal, dan terdengarnya suara seperti denging di telinga (tinitus).

Pembengkakan saraf optik yang menyebabkan papiledema terjadi ketika cairan serebrospinal (CSF) menumpuk di sekitar saraf optik dan vena retina sentral yang bergerak di antara otak dan mata.

0 Komentar