Masyarakat Georgia Membubarkan Festival LGBT dan Membakar Bendera serta Atribut

Masyarakat Georgia Membubarkan Festival LGBT dan Membakar Bendera serta Atribut
Wah, di ibu kota Georgia, Tbilisi, Festival Gay Pride dikacauin sama sekitar 2.000 orang anti-LGBT pada Sabtu, 8 Juli 2023 lalu.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Wah, di ibu kota Georgia, Tbilisi, Festival Gay Pride dikacauin sama sekitar 2.000 orang anti-LGBT pada Sabtu, 8 Juli 2023 lalu. Ceritanya, mereka berhasil membubarkan festival itu dan malah bentrok sama polisi, seru banget!

Massa yang nggak setuju sama LGBT itu bahkan sampe merusak segala macem, termasuk bendera pelangi dan plakat festival yang lagi berlangsung. Wah, nggak tanggung-tanggung ya!

Beruntungnya, semua peserta dan penyelenggara Pride udah dievakuasi dengan selamat ke tempat yang aman. Nggak ada yang terluka selama kejadian itu dan sekarang polisi lagi berusaha stabilin situasinya.

Baca Juga:Britney Spears Terkena Pukulan Tak Terduga dari Pengawal Pemain NBA Victor WembanyamaMenteri Investasi Bahlil Lahadalia Menanyakan Pilihan Generasi Z: Pemimpin yang Pandai Pidato atau Pandai Eksekusi?

Si direktur Tbilisi Pride ini sih protes sama kebijakan pihak berwenang soal pengamanan acara Pride. Dia bilang acara ini udah diadain selama dua tahun berturut-turut biar ngurangin risiko protes kekerasan, tapi tetep aja gini.

Nggak cuma itu, Presiden Georgia juga ikut kritik polisi nih. Dia bilang mereka gagal banget dalam tugas mereka buat jamin hak masyarakat buat kumpul dengan aman.

Georgia juga nggak lupain kritikan dari kelompok hak asasi manusia dan Uni Eropa. Mereka anggep Georgia ini lagi bergerak ke arah otoritarianisme, jadi kritis banget nih!

0 Komentar