Threads Dianggap Sebagai Aplikasi Tiruan, Elon Musk Ancam Gugat Meta

Twitter tampaknya tidak senang melihat kesuksesan Threads, aplikasi percakapan buatan Meta yang berhasil mendapatkan jutaan pengguna
Twitter tampaknya tidak senang melihat kesuksesan Threads, aplikasi percakapan buatan Meta yang berhasil mendapatkan jutaan pengguna
0 Komentar

JABAR EKSPRESTwitter tampaknya tidak senang melihat kesuksesan Threads, aplikasi percakapan buatan Meta yang berhasil mendapatkan jutaan pengguna hanya dalam satu hari.

Twitter bahkan mengancam Meta, perusahaan yang di miliki oleh Elon Musk dengan mengajukan gugatan hukum.

Hal ini sebagian dapat di mengerti karena Twitter telah melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap ribuan karyawannya setelah di akuisisi oleh Elon Musk.

Baca Juga:Hati Hati, Kebiasaan Sehari-hari ini Bisa Bikin Asam Lambung NaikThreads Siapkan Fitur-Fitur Baru yang Mirip Twitter, Mulai dari Hashtag hingga Feed

Namun, menurut Twitter, sejumlah besar mantan karyawannya masih memiliki akses ke informasi rahasia perusahaan.

Pihak Twitter menduga bahwa Meta memanfaatkan kesempatan ini dengan menugaskan mantan karyawan tersebut untuk mengembangkan aplikasi yang meniru Twitter.

“Twitter sangat khawatir bahwa Meta Platforms (Meta) secara sistematis, sengaja, dan melanggar hukum telah menyalahgunakan informasi rahasia dan kekayaan intelektual Twitter,” kata Spiro dalam suratnya yang di kutip dari detiktech pada jumat (7/7/23).

Kemudia, Twitter mengancam akan mengambil tindakan hukum berupa gugatan perdata dan tuntutan ganti rugi.

Twitter juga meminta Meta untuk menghentikan penggunaan informasi rahasia perusahaan atau kekayaan intelektual lainnya.

Selain itu, Twitter melarang Meta untuk mengumpulkan data dari semua layanan Twitter.

Baru-baru ini, Twitter telah menerapkan sejumlah kebijakan untuk menghambat pengumpulan data. Termasuk membatasi jumlah tweet yang dapat di lihat oleh pengguna dalam sehari.

Baca Juga:Yuk Buktikan, 6 Ciri dan Kebiasaan ini Ternyata Bisa Bikin Umur Kamu Lebih Panjang Loh!Threads Capai 95 Juta Postingan dan 190 Juta Like dalam Waktu 24 Jam

Direktur Komunikasi Meta, Andy Stone, langsung merespons surat ancaman tersebut. Dalam sebuah posting di Threads, Stone menyatakan bahwa tidak ada mantan karyawan Twitter yang terlibat dalam pengembangan aplikasi Threads.

“Tidak ada anggota tim teknik Threads yang merupakan mantan karyawan Twitter,” kata Stone.

Setelah sehari berlalu tanpa berkomentar, Elon Musk dan CEO Twitter, Linda Yaccarino, akhirnya memberikan tanggapan terkait peluncuran Threads.

0 Komentar