Waduh! Shane Lukas Ngaku Pernah Disuruh Mario Dandy Ubah BAP

JABAR EKSPRES- Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan mengungkapkan bahwa dia pernah diminta oleh Mario Dandy untuk mengubah berita acara pemeriksaan (BAP) dalam kasus penganiayaan Cristalino David Ozora ketika masih ditangani oleh Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Dalam kesaksiannya pada Selasa, 4 Juli 2023, Shane menjelaskan bahwa Mario menghubunginya melalui WhatsApp dan memberikan instruksi tentang perubahan kesaksian yang harus dilakukan.

“Pada saat itu, Mario, saat saya menjemput AG, Mario terus menelepon saya. Karena terus-terusan ditelpon, HP saya menjadi lambat, jadi dia bilang, ubah BAP-nya. Saya bertanya, mengapa harus diubah?,” ungkap Shane.

Baca juga: Banyak Masalah! Saat Ini Mario Dandy Jadi Tersangka Tindakan Asusila Anak

Shane diminta oleh Dandy untuk mengaku bahwa David melakukan pemukulan terlebih dahulu, sedangkan Dandy hanya membela diri.

“Saya berkata, kenapa harus diubah begitu? Aduh, saya tidak berani, takut ada CCTV dan sebagainya. Sudahlah, tidak perlu takut,” lanjutnya.

Jaksa kemudian membacakan pesan dari Mario Dandy yang berisi: “Mukul gw kena leher, terus gw tendang. Gw atur, gw suruh push up lagi.”

Jaksa juga menanyakan kebenaran mengenai pesan dari Mario Dandy tersebut, dan Shane membenarkannya.

Baca juga: Anak AG, Saksi Mahkota pada Sidang Mario Dandy Hari Ini!

Mendengar hal itu, majelis hakim meminta klarifikasi mengenai siapa yang mengatakan hal tersebut.

“Siapa yang mengatakannya?,” tanya hakim.

“Dikatakan oleh bapaknya Mario,” jawab Shane atas pertanyaan hakim.

“Dikatakan oleh bapaknya. Mukul gw kena leher, terus gw tendang, gw atur, gw suruh push up lagi. Apakah itu isi pesan dari Mario Dandy?,” lanjut Shane.

Meskipun demikian, Shane mengakui bahwa dia tidak mengikuti perintah Mario untuk mengubah keterangan dalam BAP.

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan