JABAR EKSPRES – Belum lama ini beredar video di media sosial yang menampilkan kekacauan di Prancis.
Kekacauan di Prancis ini sontak menjadi viral. Dalam video-video yang beredar, kekacauan tersebut berupa bentrokan aparat dengan demonstran.
Jalanan di Prancis tampak kacau. Jelas sekali para demonstran dan aparat terlibat dalam benturan keras.
Baca Juga:Sebanyak 56 Kasus Kebakaran Hutan Terjadi di Palangkaraya, Pemerintah Beberkan Strategi Penanganan dan PencegahanTolak Perceraian, Seorang Istri Meninggal di Tangan Suaminya dengan Cara Mengenaskan
Kekacauan tersebut dipicu oleh kematian seorang remaja berusia 17 tahun bernama Nahel.
Bentrokan pun tidak terelakkan. Jalanan pecah. Mobil-mobil dibakar. Sisa-sisa api terlihat jelas sebagai imbas dari bentrokan.
Imbas dari bentrokan tersebut, 667 orang di seluruh Prancis diamankan pihak kepolisian.
Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin, melaporkan melalui akun Twitter-nya bahwa setidaknya 667 orang ditangkap di seluruh Prancis dalam satu malam saat terjadi bentrokan antara polisi dan perusuh di beberapa kota. Terjadi juga pembakaran toko dan bank, serta perusakan bus.
Pihak kepolisian melaporkan bahwa telah terjadi 307 penangkapan sementara sembilan polisi dan petugas pemadam kebakaran mengalami luka-luka.
Emmanuel Macron akan mengadakan pertemuan dengan kabinetnya pukul 11.00 waktu Paris.
Kemungkinan ia akan mempersingkat kehadirannya di KTT Uni Eropa di Brussels, demikian disampaikan oleh kantor kepresidenan. Saat ini, Macron belum menyatakan keadaan darurat.
