Soal Kasus Pembunuhan Ibunda Anggota DPR RI di Indramayu, Polda Jabar Masih Lakukan Pendalaman

Polda Jabar menegaskan kasus pembunuhan ibunda anggota DPR RI akibat dibunuh oleh ART di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat masih didalami. Sandi Nugraha/JabarEkspres.
Polda Jabar menegaskan kasus pembunuhan ibunda anggota DPR RI akibat dibunuh oleh ART di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat masih didalami. Sandi Nugraha/JabarEkspres.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menegaskan bahwa kasus pembunuhan ibunda anggota DPR RI akibat dibunuh oleh asisten rumah tangganya (ART) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat masih didalami.

Seperti diketahui bahwa kasus pembunuhan inunda anggota DPR RI oleh ART di Indramayu masih bergulir hingga Polda Jabar pun berikan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo pun beberkan penjelasan.

Dan untuk tidak lanjut lainnya, akan dilaksanakan pemeriksaan-pemeriksaan terhadap ahli untuk mendukung keterangan dan juga pembuktian yang ada didalam proses kasus ini,” katanya saat ditemui di Mapolda Jabar pada Senin, 29 Mei 2023.

Baca Juga:Pelaku Tabrak Lari Gunakan Moge di Ciamis Dibekuk Polisi, Menyerahkan Diri Usai ViralKomisi Yudisial Panggil PN Jakarta Pusat dan Majelis Hukum, Buntut Perkara Prima dan KPU

Lebih lanjut, Ibrahim Tompo mengatakan bahwa beberapa langkah pengungkapan kasus tersebut telah dilakukan oleh pihaknya seperti uji laboratorium forensik (labfor).

“Tapi kita masih menunggu hasilnya agar bisa mendukung dalam pembuktian dari kasus ini. Namun, tersangka sudah kita tahan di Polres Indramayu,” katanya.

Sementara itu, terkait motif dari pembunuhan tersebut ia mengatakan bahwa pelaku merasa sakit hati kepada korban.

“Namun kita masih melakukan pendalaman terkait motif yang sebenarnya, tetapi dari interogasi awal keterangan dari tersangka yang sampai ke kita, itu karena sakit hati.

Tetapi itu baru keterangan sementara dan nanti kita akan lakukan pendalaman lagi,” katanya, melanjutkan.

Selain itu, sejumlah barang bukti juga menurut Ibrahim telah dilakukan pengamanan oleh pihaknya untuk dijadikan sebagai bukti.

“Dari keterangan tersangka juga mengakui ada mengambil uang meskipun tidak seberapa, termasuk ada beberapa alat bukit lain seperti perhiasan itu kita telusuri lagi dan juga handphone.

Baca Juga:Kronologi Helikopter Jatuh di Ciwidey Belum Diketahui, TNI AD: Investigasi Masih DilakukanIngatkan Rebecca Klopper untuk Tak Pedulikan Komentar Miring Netizen Soal Dugaan Video Asusila: Looking for the Best!

Jadi kita akan telusuri lagi terkait alat bukti yang ada ditersangka maupun di TKP (lokasi kejadian),” ungkapnya

0 Komentar