Kronologi Penggerekan Wabup Rokan Hilir Ngamar Bareng Pejapat Dispenda

Ilustrasi. Polisi beberkan kronologi penggerebekan Wabup Rokan Hilir (Rohil), H Sulaiman bersama perempuan pejabat Dinas Dispenda. Pexels.
Ilustrasi. Polisi beberkan kronologi penggerebekan Wabup Rokan Hilir (Rohil), H Sulaiman bersama perempuan pejabat Dinas Dispenda. Pexels.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Riau Kombes Pol Asep Darmawan membeberkan kronologi penggerebekan Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hilir (Rohil), H Sulaiman bersama perempuan yang disebut-sebut seorang pejabat Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Rokan Hilir.

Asep Darmawan mengatakan bahwa Wabup Rokan Hilir, H Sulaiman dan perempuan yang disebut-sebut seorang pejabat Dispenda digerebek di salah satu hotel mewah pada Kamis, 25 Mei 2023 lalu pada saat pihaknya tengah melakukan patrol.

Tak sedikit netizen yang mengecam tindakan kedua orang tersebut, terlebih status mereka sebagai Wabup dan pejabat Dispenda.

Baca Juga:Ada Lionel Messi! Inilah Daftar Pemain Argentina yang Bakal Dihadapi Indonesia di FIFA Match Day 2023Sambut Laga Indonesia vs Argentina, Nova Arianto Apresiasi Erick Thohir Soal FIFA Match Day

Kemudian ia pun membeberkan kronologi penggerebekan tersebut berawal dari tim Ditreskrimum Polda Riau melakukan operasi pemberantasan prostitusi online di salah satu hotel mewah pada 25 Mei 2023 lalu.

Setelah penggerebekan, lanjutnya, keduanya pun langsung diamankan untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan pengakuan keduanya, kata Asep Darmawan, mereka bukanlah padangan suami istri yang sah.

Setelah proses pemeriksaan dilakukan, Asep Darmawan menjelaskan bahwa keduanya pun langsung dipulangkan.

“Keduanya sudah dipulangkan,” katanya, memungkasi.

Ia menegaskan alasan dipulangkannya mereka lantaran tidka ada laporan baik dari suami maupun istri masing-masing.

Sementara untuk adanya tindakan penangkapan harus ada laporan terlebih dahulu.

Sehingga, katanya, pihaknya pun langsung memulangkan Wabup Rokan Hilir dengan perempuan bernisial DRS yang disebut-sebut sebagai salah satu pejabat Dispenda tersebut. (*)

0 Komentar