Helikopter TNI AD Jatuh di Ciwidey KADISPENAD Lakukan Investigasi!

Helikopter TNI AD Jatuh di Ciwidey KADISPENAD Lakukan Investigasi!
(YouTube/CISEL TV)
0 Komentar

JABAREKSPRES – Helikopter TNI jatuh di wilayah Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Hingga kini pihak TNI AD masih mendalami terkait pemicu kecelakaan helikopter jatuh tersebut.

Helikopter jatuh di area perkebunan Kampung Bayongbong pada hari Minggu (28/05/2023) berkisar pukul 13.30 WIB. Helikopter Bell 412 milik TNI AD yang digunakan dalam rangka

mendukung latihan Yonif 300 R/BJW. Seluruh kru helikopter ini diinformasikan selamat namun mengalami luka-luka benturan.

Baca Juga:Lirik lagu Jannabi – A Thought On An Autumn Night Terjemahan Indonesia5 Kontroversi Ponpes Al Zaytun yang Viral!

Korban mengalami luka-luka benturan akibat mendarat darurat sehingga awalnya dievakuasi ke Rumah Sakit di Soreang kemudian dievakuasi lagi ke Rumah Sakit Dustira untuk mendapatkan

pengobatan dan perawatan lebih lanjut. Pada saat latihan tidak ada jalur khusus yang dilewati helikopter, sebab pengoperasiannya dinamis.

Helikopter TNI yang jatuh tersebut pun sempat mengalami kebakaran sesaat terjatuh dan setelah 5 orang korban berhasil mengevakuasi diri.

Sejumlah warga dan petugas yang melihat langsung mengevakuasi penumpang helikopter dan belum diketahui penyebab pasti pesawat latihan anggota TNI jatuh hingga terbakar.

Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa jatuhnya helikopter. Hingga kini kronologi jatuhnya helikopter TNI masih belum dapat diketahui karena masih dalam penyelidikan.

Fungsi Helikopter ini merupakan alusista TNI AD untuk mendukung tugas operasi, Helikopter ini digerakan atau melakukan aktivitas dalam rangka mendukung latihan.

Kemudian untuk investigasi kedepannya akan diselidiki oleh TNI apa sebenarnya penyebab dari kecelakaan tersebut.

Baca Juga:Kenaikan Gaji PNS Akan Digarap Menkeu dan Menpan RB?Alhamdulillah Gaji 13 PNS dan Pensiunan Siap Cair melalui PT Taspen!

Bagaimana kejadian yang sebenarnya, dan apa kira-kira yang mengalami kerusakan di dalam helikopter tersebut.

Sehingga jika sudah ditemukan hasilnya maka akan dijadikan bahan evaluasi.

Jangka waktu investigasinya sendiri KADISPENAD tidak bisa memastikan, karena tergantung dari kondisi yang ada nantinya.

TNI tidak pernah bisa memperkirakan dengan tepat berapa lama waktu investigasi kecelakaan suatu transportasi.

0 Komentar