Imbas Penipuan Tiket Konser Coldplay, BSN Bakal Terapkan Standarisasi Promotor Musik di Indonesia

Imbas kasus penipuan tiket konser Coldplay di Jakarta membuat BSN menyoroti promotor musik atau penyelenggara event di Indonesia. Instagram/@coldplay.
Imbas kasus penipuan tiket konser Coldplay di Jakarta membuat BSN menyoroti promotor musik atau penyelenggara event di Indonesia. Instagram/@coldplay.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Imbas kasus penipuan tiket konser Coldplay di Jakarta membuat Badan Standardisasi Nasional (BSN) menyoroti musik atau penyelenggara event di Indonesia.

Seperti diketahui bahwa kasus penipuan tiket konser Coldplay di Jakarta yangtengah marak sekarang ini membuat sejumlah pihak bereaksi, termasuk BSN.

“Baru ada kebutuhan dari masyarakat dan stakeholder bahwa itu karena harus ada standar management event dari penyelenggaraan event di Indonesia,” kata Kepala BSN, Kukuh S. Achmad dikutip JabarEkspres.com dari PMJ News pada Kamis, 25 Mei 2023.

Baca Juga:Doddy Sudrajat Dukung Pelapor Video Asusila Diduga Mirip Rebecca Klopper, Khawatir Berimbas pada sang CucuSandiaga Uno Tegaskan Tak Mentolerir Calo Tiket Konser Coldplay Jakarta: Jangan Kasih Ruang untuk Oknum!

Lebih lanjut Kukuh menjelaskan bahwa pihaknya tengah membicarakan kebutuhan Standar Nasional Indonesia (SNI) terhadap promotor event dan konser musik maupun penyelenggara event di Indonesia.

“Kan harusnya bisa disertifikasi kita sedang membicarakan itu kemungkinan dengan kementerian parekraf untuk penyelenggaraan umum parekraf.

Kalau penyelenggaraan di bidang olahraga ke Kemenpora,” katanya, menegaskan.

Menurutnya, pihaknya bertugas untuk mendukung Kementerian yang memiliki aturan regulasi.

“Kita tugasnya kan mendukung Kementerian mereka punya aturan regulasi didalamnya dan mereka memerlukan kepastian standar itu yang kita bantu,” katanya, melanjutkan.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap pasangan suami istri pria berinisial ABF (22) dan perempuan W (24), tersangka kasus penipuan tiket konser Coldplay di Jakarta.

Berdasarkan informasi dari pihak Polda Metro Jaya, keduanya telah merugikan sekira 60 korban hingga ratusan juta rupiah.

Sementara kini patra korban mengharapkan keadilan dari kasus tersebut, lantaran mereka merasa telah dirugikan.

Kasus penipuan tiket konser Coldplay di Jakarta tersebut hingga saat ini masih menjadi perbincangan public, terutama para penggemar band legendaris asal London, Inggris yang digawangi oleg Chis Martin dan kawan-kawan tersebut. (*)

0 Komentar