JABAR EKSPRES – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2023/2024 tingkat SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat (Jabar) akan segera dibuka.
Untuk tahap pertama, Dinas pendidikan (Disdik) Jabar akan membuka pendaftaran pada 6 Juni 2023 dengan sistem digitalisasi melalui web Disdik.
Menanggapi rencana tersebut, Kepala Disdik Jabar Wahyu Mijaya mengaku telah melakukan berbagai upaya, termasuk antisipasi kecurangan saat pendaftaran PPDB seperti pungutan liar (pungli), hingga jual beli kursi.
Baca Juga:Dalami Peran Sebagai Si Mar dalam Film Onde Mande!, Shenina Cinnamon Belajar Bahasa PadangAnggota DPR RI Mulyadi Usulkan Perbaikan Jalan, Akses Citeureup-Sukamakmur Segera Diperbaiki
“Jadi yang kami perbaiki-perbaiki itu (pendaftaran sistem digitalisasi) merupakan masukan-masukan dari berbagai pihak salah satunya dari saber pungli, kemudian dari ombudsman, berbagai mitra dan pemerhati pendidikan. Jadi kami sudah mengimplementasikan semua masukan dari mitra-mitra,” ujarnya di Bandung, Rabu 17 Mei 2023.
Wahyu menjelaskan, PPDB tahun ini pihaknya akan membagi menjadi dua tahapan, dan juga bisa melalui aplikasi Sapa Warga untuk tahapan kedua.
“Karena tahun kemarin juga pengguna handphone sangat banyak sekitar 80 persen, maka setelah hasil evaluasi kita sekarang kerjasama dengan Diskominfo untuk menggabungkan (pendaftaran PPDB) dengan aplikasi sapa warga. Tapi Untuk yang sapa warga pendaftaran dan proses lainnya, itu di tahap 2. Karena, tahap 1 kita masih lebih menggunakan yang di web Disdik,” imbuhnya
Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta PPDB tahun ajaran 2023/2024, dapat bersih dari para oknum yang memanfaatkan momentum.
Sehingga Kang Emil sapaan akrabnya menghimbau kepada masyarakat untuk memviralkan jika menemui atau mengetahui adanya induksi kecurangan seperti jual beli kursi hingga praktik pungli.
“Viralkan saja agar bisa ditindaklanjuti oleh Pemprov Jawa Barat,” tegasnya, Selasa 16 Mei 2023.
