JABAR EKSPRES – Tak hanya Presiden Ketujuh Joko Widodo. Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep juga datang langsung ke Rakorda di Kota Bandung, Sabtu (26/9).
Termasuk jajaran DPP. Seperti Wakil Ketua Umum Andi Saiful Haq, ataupun Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie. Hal itu jadi suntikan semangat sendiri bagi kader PSI di Kota Bandung.
Siang itu, pengurus PSI Kota Bandung dilantik. Termasuk struktur dari tingkat DPC maupun DPRt. Dan tongkat komando ada di tangan Yoel Yosaphat. Kader yang saat ini duduk sebagai Anggota DPRD Kota Bandung.
Baca Juga:Jaga Keberlangsungan Pembangunan, Bupati dan DPRD Purwakarta Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026Jadi Ajang Pelestarian Budaya, Festival Pencak Silat CUP IV 2026 Digelar di Kebun Raya Bogor dan Diikuti 321 P
Yoel menjelaskan, awalnya ia tak menyangka bahwa kedua tokoh itu benar – benar bakal hadir lengkap. “Pertama, kaget. Yang kedua, sangat senang karena beliau mau datang ke Kota Bandung,” ucapnya.
Apalagi, lanjut Yoel, dalam kesempatan itu Presiden dua periode tersebut menyempatkan untuk memberikan petuah politiknya bagi mesin kader Kota Bandung. “Kami sangat senang dan berbangga hati Pak Jokowi mau hadir buat Kota Bandung, dan sebegitu spesialnya Kota Bandung. Termasuk Ketum, ” katanya.
Bagi Yoel, kehadiran dua tokoh itu bakal menjadi suntikan semangat untuk mengejar target politik PSI di Kota Kembang ini. Ambisi PSI di 2029 nanti cukup besar.
Dari modal 4 kursi DPRD, pihaknya mengincar posisi partai pemenang. “Target jadi pemenang. Dapat Pimpinan DPRD, ” tegasnya.
*Petuah Jokowi Jangan Takut PT*
Sementara itu, selain menegaskan diri sebagai keluarga besar PSI, Jokowi juga memberikan sejumlah petuah kepada kader. Mulai dari gerak politik di masyarakat hingga tak gentar menghadapi isu parliamentary threshold (PT).
Jokowi menguraikan, struktur yang sudah lengkap di Kota Bandung adalah capaian positif. Namun jangan sampai berhenti. Yang perlu dilakukan adalah pertama membangun jaringan di masyarakat.
“Kalau di Kota Bandung, tentu saja membangun jaringan dengan semua komunitas yang ada. Karena di Bandung yang namanya komunitas kan banyak, ” ungkapnya.
Baca Juga:Di Forum ITMO 2027, Kebun Raya Dorong Pengembangan Experience Tourism Berkelanjutan Buka Titik Baru di Pusat Kota, TRAVL kini Hadir di Bandung
Lalu membangun hubungan yang baik dengan tokoh-tokoh di Kota Bandung. Kemudian yang ketiga, aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan. Baik itu kerja bakti, baik itu gotong royong, baik itu membantu masyarakat.
