JABAR EKSPRES – Sekelompok laki-laki bersenjata menembak meninggal gubernur di Filipina tengah yang mengakibatkan tewasnya 5 orang lainnya pada Sabtu lalu.
“Gubernur Filipina Degamo tidak pantas mendapat kematian seperti itu. Dia melayani konstituennya dalam di hari Sabtu”. Ucap Janice Degamo selaku Wali Kota Pamplona pada sebuah rekaman.
Presiden Ferdinand Marcos Jr mengutuk “pembunuhan” sekutu politiknya dan memperingatkan para pelaku buat “menyerah sekarang, itu akan jadi pilihan terbaik Anda”.
Baca Juga:Pasti Lolos! 5 Pinjol Legal tanpa BI Checking Cepat Cair ke RekeningCara Gampang Dapatkan Shopeepay Gratis hanya Modal Kuota
“Pemerintah tidak akan berhenti hingga kami membawa para pelaku kejahatan pengecut dan keji ini ke pengadilan,” kata Marcos.
Para pelaku lalu meninggalkan tunggangan tadi pada kota terdekat.
Menteri Pemerintah Dalam Negeri & Lokal yakni Benjamin Abalos mengimbau saksi buat maju & membantu polisi “menerima keadilan” buat Degamo.
Mahkamah Agung bulan sebelumnya menyatakan beliau menjadi pemenang yang sah
Menurut pemilihan Negros Oriental menyusul penghitungan ulang yang menggulingkan saingan lokal yang sebelumnya di nyatakan menjadi pemenang.
Degamo 56 tahun jua berkampanye buat Marcos selama pencalonannya menjadi presiden tahun lalu.
Mamintal Adiong gubernur provinsi selatan Lanao del Sur di tembak & terluka pada Februari yang mengakibatkan supirnya tewas dan juga 3 pengawal polisi.
