Kolam Rentensi Cisanggarung Diklaim Dapat Tuntaskan Banjir di Arcamanik

Banjir Kota Bandung saat ini masih menjadi masalah yang belum terselesaikan oleh pemerintah setempat. Sebab, diberbagai tempat ada tergenang
Banjir Kota Bandung saat ini masih menjadi masalah yang belum terselesaikan oleh pemerintah setempat. Sebab, diberbagai tempat ada tergenang
0 Komentar

BANDUNG – Banjir Kota Bandung saat ini masih menjadi masalah yang belum terselesaikan sampai saat ini. genangan air ketika hujan deras banyak ditemukan di berbagai titik.

Berbagai program penanganan banjir mulai dari pembenahan Drainase, Program Kang Pisman dan Pembangunan Kolam Retensi merupakan ikhtiar Pemkot Bandung untuk menuntaskan masalah yang sering dikeluhkan oleh warga Kota Bandung itu.

Pembangunan Kolam-Kolam retensi sendiri merupakan upaya alternatif Pemkot Bandung menuntaskan masalah Banjir. Akan tetapi sejatinya prilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mengelola sampah yang seharusnya di rubah.

Baca Juga:BNPB Serahkan Satu Unit mobil Dapur Umum Lapangan untuk Pemkab Bandung BaratPolisi Temukan Narkotika di Dalam Magicom dari Tangan Pengedar

Terbaru, Pemkot Bandung  sedang membangun Kolam Retensi Cisanggarung yang berada di RW 05 Haji Umar Kelurahan Pasirimpun Kecamatan Mandalajati Kota Bandung.

Kolam reensi ini dibangun di atas lahan 1,2 Hektar dan sanggup menampung 6.000 meter kubik air.

Pembangunan kolam retensi Cisanggarung ini diklaim akan menangkal terjadinya banjir dikawasan Arcamanik dan sekitarnya.

Kawasan arcamanik ini kerap menjadi langganan banjir karena kondisi drainase yang buruk dan banyak berdiri komplek perumahan warga.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna ketika meninjau Kolam Retensi Cisanggarung sendiri mengaku, keberadaan kolam retensi Cisanggarung ini belum menuntaskan masalah banjir Kota Bandung secara keseluruhan.

Keberadaan kolam retensi Cisanggarung nantinya dapat menampung air yang datangnya dari hulu. Sehingga, untuk slanjutnya akan dilakukan penghijauan di kawasan Kolam Retensi itu.

“Tetapi ini signifikan dan memberi pengaruh terhadap penanganan banjir di wilayah tersebut,” ucap Ema di Bandung, Selasa (20/11).

Baca Juga:Target Desember Beres, Proyek Skybridge Bojong Gede Progres Capai 90 PersenKPBI Akan Laporkan Bogor Mini Zoo atas Dugaan Transaksi Binatang Dilindungi

Dia menambahkan, di samping dengan pembangunan kolam retensi, ke depannya, bakal didukung dengan proses penghijauan.

“Bukan tidak mungkin kita punya destinasi alam yang luar biasa,” tambahnya.

Ema lantas meminta, pihak kewilayahan terus koordinasi dengan pemilik lahan untuk upaya pembebasan lahan. Sementara DSDABM membuat kajian terkait infrastruktur seperti jembatan.

“Saya yakin Pemkot Bandung punya kemampuan untuk itu,” cetus Ema.

Untuk diketahui, saat ini kawasan Bandung Timur kerap dilanda Banjir jika terjadi hujan lebat.

Di wilayah ada beberpa titik genangan. Di antaranya, Depan Pasar Gedebage, Wilayah Parakan Saat, Jalan Cinginsed, Cipadung, Kawasan ujungberung, dan Cibiru.

0 Komentar