Ketua Partai Perindo Berpeluang Diusung jadi Cawapres

JAKARTA – Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) memiliki potensi besar jika diusung menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres)

Hal ini dikatakan Lembaga survey KedaiKopi Hendri Satrio yang menyatakan, peluang untuk menjadi cawapres ketua umum perindo sangat besar.

Hedri beralasan, Hary Tanoesoedibjo memiliki dua modal besar untuk diusung menjadi cawapres. Pertama, HT punya kekuatan electoral di Partai Perindo.

Hary Tanoesoedibjo juga memiliki kekuatan modal finansial yang tidak diragukan lagi.

“Sekarang Hary Tanoesordibjo punya dua hal itu nggak? Punya. Elektoralnya apa? Elektoral Perindo, finansial pasti ada lah,” ujar pria yang akrab disapa Hensat itu.

Dia menilai, Partai Perindo memiliki pertumbuhan elektabilitas yang sangat pesat. Para Kader partai itu kini semakin solid.

Jika dilihat dari elektabilitas partai besotan Hary Tanoesoedibjo ini mengalami perkembangan pesat. Bahkan berdasarkan sejumlah survey perindo dapat menyaingi parta-partai yang sudah lama berdiri,

Melalui program-programnya, Partai Perindo merupakan harapan bagi masyarakat menengah ke bawah. Sebab, melalui program bantuan dan pemberdayaan, Perindo makin dikenal masyarakat.

Berdasarkan survei Lembaga Political Weather Station (PWS) pada November 2022, Perindo menembus elektabilitas 6,2 persen.

Sebelumnya, survei CSIS menunjukkan elektabilitas Partai Perindo 5,1 persen dan Litbang Kompas 4,5 persen. Bahkan survey PWS disebut-sebut Perindo sudah melewati elektabilitas PAN dan PPP yang notabene partai yang sudah duduk di parlemen.

Menaggapi hasil survey itu, Hary Tanoesoedibjo mengatakan, untuk membuat partai ini menjadi besar, maka harus memiliki keberpihakan dengan rakyat.

Perindo senidiri sudah berkomitmen untuk memberikan kepeduliannya untuk rakyat dengan membuat program-program pemberdayaan.

Perindo akan hadir untuk membantu masyarakat ekonomi lemah, pedagang kecil dan mengajak agar masyarakat bisa produktif.

Program ini sengaja dibuat untuk turt membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dengan begitu lapangan kerja juga akan terbuka untuk masyarakat.

“Jadi tantangan ke depan itu, kemampuan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya. Menciptakan para pembayar pajak baru, sehingga mereka ikut menjadi bagian lokomotif membangun bangsa,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *