Disebut Sebagai Sumber Masalah Polri, Begini Sepak Terjang Idham Aziz dan Tito Karnavian

Disebut Sebagai Sumber Masalah Polri, Begini Sepak Terjang Idham Aziz dan Tito Karnavian
Disebut Sebagai Sumber Masalah Polri, Begini Sepak Terjang Idham Aziz dan Tito Karnavian
0 Komentar

“Kerusakan yang terjadi hari ini disebabkan dua Kapolri yang nggak bagus itu loh. Yang mantan-mantan kapolri nggak mau ngajak mereka,” tambah Desmond.

Rekam jejak Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Merah Putih kini menjadi perhatian publik.

Satgassus Merah Putih disebut sebagai jabatan non-struktual di kepolisian.

Satuan tugas ini pertama kali dibentuk oleh Tito Karnavian pada tahun 2017 lalu saat masih menjabat sebagai Kapolri.

Baca Juga:Telkom Dongkrak Potensi Ekonomi Digital IndonesiaDapat Saldo Gopay Gratis Paling Mudah Lewat Aplikasi Ini, Tak Perlu Keterampilan Khusus

Bahkan terdapat Surat Perintah (Sprin) untuk penugasan Satgassus Merah Putih dengan Nomor Sprin/681/III/HUK.6.6/2019 tertanggal 6 Maret 2019.

Polisi pertama kali yang menjadi kepala Satgassus Merah Putih adalah eks Kapolri Jenderal (Purn) Idham Aziz.

Saat penunjukkan, Idham Aziz masih berpangkat Komjen dan menjabat sebagai Kabareskrim Polri.

Dalam perannya, Satgassus Merah Putih memiliki wewenang untuk melakukan penyelidikan kasus-kasus sesuai dalam Kita Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Selain itu Satgassus Merah Putih juga punya kewenangan untuk menyelidiki perkara atau kasus narkoba, informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), sampai Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Seperti diketahui, sejak kasus eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dikupas habis, mulai muncul kasus lainnya.

Selain terlibat kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo juga diduga aktor di balik konsorsium judi online 303.

Baca Juga:Kekayaan Idham Aziz, Mantan Kapolri Tajir yang Dikaitkan dengan Kasus Ferdy SamboHari Pahlawan Nasional: Seni Bukan Hanya Media Hiburan, Tapi Bisa Menjadi Media Perlawanan

Lalu kasus peredaran gelap narkoba yang diduga diaktori oleh eks Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa.

Teddy Minahasa seharusnya dimutasi sebagai Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Nico Afinta imbas kasus Kanjuruhan, Malang.

Terbaru ada kasus dugaan mafia tambang ilegal yang menyeret nama Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dan dua eks anggota Polri; Ismail Bolong dan Brigjen Hendra Kurniawan.

Jika melihat runutan kasus-kasus tersebut, publik menggambarkan bahwa terjadi perpecahan antar kubu di dalam tubuh Polri.

Sehingga muncullah isu perang bintang yang pertama kali disinggung oleh Menko Polhukam Mahfud MD.

0 Komentar