Pegawai Bapenda Kota Semarang Hilang Secara Misterius, Pamit Berangkat Kerja Tak Kunjung Pulang

JABAREKSPRES.COM – Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang bernama Paulus Iwan Boedi Prasetjo (51) dikabarkan hilang secara misterius. Iwan menghilang sejak Rabu (24/8) lalu saat berpamitan hendak berangkat kerja.

Sejak saat itu, Iwan tak kembali kerumah, dan tidak ada kabar sama sekali. Bahkan nomer telponnya juga sudah tidak bisa dihubungi.

Menurut adik ipar Iwan, Yosef Prastowo (41), sebelum berangkat kerja, Iwan sempat menyiapkan mobil untuk istrinya. Lalu dia berpamitan berangkat kerja sekitar pukul 06.40 WIB mengendarai sepeda motor Honda Vario merah bernomor polisi H 9799 RA.

Namun, pamitnya Iwan untuk berangkat kerja itu tak kunjung pulang ke rumahnya. Dia dikabarkan menghilang setelah itu.

“Dia pamit berangkat kerja, makanya ini aneh,” tuturnya saat dikonfirmasi, Selasa (30/8). Yosef mengatakan sebelum diketahui hilang, keberadaan Iwan masih terpantau kamera pengawas atau CCTV di sekitar simpang tiga Akademi Kepolisian (Akpol), Jalan Sultan Agung Semarang.

“Di Akpol masih terpantau CCTV sekitar pukul 07.00 WIB, setelah dari situ sudah tidak kelihatan lagi sampai kantornya,” katanya. Dia mengaku tak mengetahui penyebab hilangnya Iwan yang tak menunjukkan gerak-gerik mencurigakan. Iwan meninggalkan seorang istri dan empat anaknya.

“Kami sudah melaporkan hilangnya Iwan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang pada Kamis (25/8),” jelasnya.

Informasi hilangnya Iwan, lanjut dia, juga telah dibagikan melalui berbagai kanal media sosial. Hingga kini belum ada perkembangan terkait keberadaan Iwan.

“Ada informasi melihat sepintas mirip, ada yang bilang di Pantai Marina, dikejar tetapi bukan. Sementara, kami tampung semuanya,” tutur Yosef. Yosef menyatakan sang kakak merupakan PNS di Bapenda Kota Semarang sejak 1997 silam.

Sekarang, Iwan menempati jabatan setingkat kepala seksi (kasi).

“Jabatannya Kasi Penetapan,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Semarang Indriyasari mengatakan hilangnya bawahannya itu sudah diketahui sejak Rabu (24/8).

Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan keluarga untuk melaporkan hilangnya Iwan ke Polrestabes Semarang, sehari setelahnya.

“Iya benar, kami sudah melaporkan ke kepolisian,” ujar Iin, sapaan akrabnya saat dikonfirmasi.

Pengecekan juga dilakukan melalui rekaman CCTV di sepanjang jalan yang dilalui Iwan saat berangkat bekerja. Namun, hingga sekarang ini belum ada perkembangan baik terkait keberadaannya.

Tinggalkan Balasan