Majelis Hakim Tolak Eksepsi Ade Yasin, Sidang Lanjut pada Pemeriksaan Saksi

Editor:

Diketahui, Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin telah didakwa oleh JPU dari KPK. Yang dimana dalam dakwaannya JPU menyebut bahwa terdakwa telah memberikan sejumlah uang kepada tim pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat agar laporan keuangan tahun 2021 mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

Bahkan total uang yang diberikan oleh terdakwa, yakni sebanyak Rp 1.935.000.000 sepanjang periode Oktober 2021 hingga April 2022.

“Terdakwa melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa sehingga dipandang sebagai perbuatan berlanjutan memberi atau menjanjikan sesuatu uang yang secara keseluruhan berjumlah Rp 1.935.000.000,” ucap JPU pada persidangan beberapa waktu lalu.

Sehingga dengan adanya tindakan tersebut, Ade Yasin telah melanggar pasal 5 ayat 1 UU Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP. Bahkan selain itu, terdakwa juga melanggar pasal 13 UU Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

(San)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.