Anies Baswedan Tetap Menjadi “Petarung” Unggulan Nasdem di Pilpres 2024

JabarEkspres.com – Anies Baswedan kerap disebut-sebut dalam bursa Pilpres 2024 nanti. Gubernur DKI Jakarta itu bahkan mendapatkan “petuah” dari Nasdem untuk bisa bertarung dalam pesta demokrasi empat tahunan sekali itu.

Nasdem percaya bahwa jika Anies Baswedan maju dalam pemilihan presiden nanti, maka ia bisa memperoleh suara banyak di beberapa provinsi.

Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih diunggulkan oleh Partai Nasdem. Sebab, Anies dinilai bisa menang di beberapa provinsi.

Ketua DPP Partai Nasdem Zulfan Lindan mengatakan, Anies bisa meraup suara banyak di Pulau Sumatera jika diusung pada Pilpres 2024 nanti.

Zulfan mengatakan, prediksi itu berdasarkan hasil perhitungan Nasdem dengan berbagai masukan dari daerah.

“Hasil penelusuran dengan insting komite dan diskusi di daerah-daerah itu, Anies itu bisa sapu bersih Sumatera,” kata Zulfan di acara diskusi Total Politik, Jakarta Selatan pada Ahad 17 Juli 2022.

Dia mengakui, Anies akan alami kekalahan di wilayah Ganjar Pranowo atau Jawa Tangah, tetapi Anies akan menang di wilayah Jawa Barat.

Lebih lagi, jika Anies dipasangkan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pasangan ini menurutnya akan terjadi kecocokan dan berpotensi menang karena AHY juga berpotensi memenangkan suara di Jawa Timur.

“Nah saya kira kalau terjadi antara Anies dan AHY ini selesai,” ujarnya.

Setidaknya Nasdem telah mengantongi 3 nama kandidat bakal calon Presiden 2024 yang akan diusungnya. Mereka adalah Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa.

Ketiga nama itu telah diumumkan oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem 17 Juni lalu.

Namun, hingga saat ini Nasdem belum memilih salah satu di antara 3 tokoh tersebut untuk diusungnya. Surya Paloh menyebut, dalam waktu dekat Nasdem akan umumkan satu nama di antara 3 tokoh itu untuk diusungnya.

“Insyaallah, kami tetapkan satu waktu dan tempatnya kami cari hari baik dan bulan baik. Bagi kami tidak ada satu pun hal yang akan membuat mendesak, apa pun keputusan kami,” tuturnya.*** (fin)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan