Nasib Pilu Jemaah Haji Furoda, Bayar Ratusan Juta Hanya Sampai di Bandara

”Berdasarkan hasil investigasi tim kami, pihak travel mendapatkan visa (haji) dari Singapura. Dan, ternyata visa itu palsu,” jelasnya. Karena itu, sesampainya di Jeddah, otoritas Arab Saudi menolak mereka.

Dilansir dari kanal YouTube TAWAF TV yang diunggah 3 Juli 2022. Ilham Latief selaku Ditjen Haji dan Umrah menuturkan, jasa travel yang memberangkatkan ke-46 Jemaah tersebut bukan lah dari pihak PIHK dan tidak terdaftar di Kementrian Agama.

Visa yang dipakai para Jemaah haji, mencantumkan negara asalnya dari Malaysia dan Singapura bukan Indonesia.

Calon Jemaah haji tersebut sudah dipulangkan kembali dan telah sampai di Indonesia, dan kementrian agama masih dalam upaya untuk menyelidiki kasus travel bodong ini.

Karena kejadian yang tak dinginkan ini, maka kementrian agama Indonesia lagi-lagi mengimbau agar para calon Jemaah haji bisa berhati-hati dan lebih teliti pada saat memiliki jasa travel. (jawapos/rit)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *